Ini Alasan Anak Tidak Suka Sayur, dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Vania Rossa

Senin, 08 Februari 2021 | 16:00 WIB
Ini Alasan Anak Tidak Suka Sayur, dan Bagaimana Cara Mengatasinya
Ilustrasi anak tidak suka sayur. (Pixabay)

Suara.com - Makanan yang dikonsumsi anak ternyata sangat berpengaruh pada kondisi tubuhnya, terutama sistem kekebalan tubuh atau imunitas. Banyak anak tidak suka makan sayur, padahal, selain sebagai sumber serat, sayur juga berguna untuk meningkatkan imunitas. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Konsultan Gizi Royal Sport Performance Cente Senayan City, dr. Rita Ramayulis, DCN, M. Kes, mengatakan bahwa anak tidak suka sayur karena melihat kebiasaan yang dilakukan orang tua. Jika orang tua tidak membiasakan diri untuk memakan sayur, akan sulit ke bagi anak untuk mengonsumsinya.

Dalam webinar yang diselenggarakan Suara.com, dr. Rita menyebutkan beberapa faktor yang menyebabkan anak tidak suka sayur dan cara mengatasinya. Ini dia.

1. Seberapa sering orangtua mengenalkan sayur dibandingkan dengan makanan lain
Biasanya orangtua lebih sering memperkenalkan anak pada makanan berbasis protein seperti telur, ayam, susu, dan lain-lain. Sedangkan, sayur tidak begitu dikenalkan dan pada akhirnya anak kurang menyukainya.

Sayur sebaiknya mulai diperkenalkan pada anak sejak umur enam bulan melalui MPASI. Namun, orangtua cenderung tidak memperkenalkannya. Orangtua juga lebih menekankan kepada anak agar makan nasi. Hal ini membuat perspektif anak jika hanya nasi yang baik untuk tubuhnya.

Memperkenalkan sayur kepada anak tidak sekadar memberikan dan memaksa anak untuk mengonsumsinya. Orangtua juga harus mulai mengajarkan nama sayur yang dikonsumsinya dan fungsinya bagi tubuh. Hal itu membuat anak pada akhirnya jadi terbiasa dengan nama dan manfaat sayur.

2. Seberapa sering sayur hadir dibandingkan dengan makanan lain
Tidak hanya memperkenalkan, tetapi kehadiran sayur juga diperlukan agar anak menyukai sayur. Biasanya pada acara-acara seperti ulang tahun, Lebaran, Natal, atau makan di luar, sayuran jarang muncul. Hal ini yang menyebabkan anak tidak familiar dengan cita rasa sayur dan membuatnya kurang menyukainya. Hal ini juga membuat persepsi anak jika sayur tidak terlalu baik pada tubuhnya.

Untuk itu, orangtua harus sering menghadirkan sayur di tengah meja makan dalam kondisi apapun. Walaupun terdengar akan membosankan, tetapi orangtua bisa memadukan dengan makanan lain sehingga anak jadi tertarik. Dengan seringnya sayur hadir di tengah keluarga, membuat anak mengetahui jika sayur penting bagi tubuhnya.

3. Cara orangtua mengolah sayur
Biasanya orangtua hanya bisa membuat sayur yang biasa-biasa saja, sehingga rasanya tidak telalu nikmat saat dimakan. Hal ini akan membuat anak membandingkan sayur dengan makanan lainnya. Anak akan lebih memilih makanan lain yang menyajikan lebih banyak cita rasa dibandingkan sayur. Padahal, jika diolah dengan baik dan menggunakan bumbu yang tepat, sayur dapat menjadi makanan yang nikmat dan tidak kalah dengan lauk lainnya.

4. Apakah sayur disajikan dengan menarik
Anak-anak akan tertarik dengan makanan yang diletakkan di tempat yang unik. Biasanya orangtua hanya menyajikan sayur di mangkuk. Hal ini membuat anak semakin kurang semangat untuk menyantapnya. Oleh karena itu, orangtua harus mencoba menyajikan sayur dalam tampilan yang berbeda dan lebih menarik, sehingga membuat anak jadi lebih menyukainya.

5. Orangtua tidak konsisten memperkenalkan sayur
Jika orangtua sedang memperkenalkan sayur kepada anak, jangan biarkan satu hari terlewat tanpa sayur. Dengan memberikannya setiap hari, akan membuat anak mengerti betapa pentingnya sayur bagi tubuh. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Pernah Memaksa, Begini Cara Ajarkan Anak Agar Suka Sayur dan Buah

Jangan Pernah Memaksa, Begini Cara Ajarkan Anak Agar Suka Sayur dan Buah

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 17:44 WIB

Viral Video Santri Lahap Makan Nasi Sayur Kangkung, Ada Fakta Menyentuh

Viral Video Santri Lahap Makan Nasi Sayur Kangkung, Ada Fakta Menyentuh

Jabar | Sabtu, 30 Januari 2021 | 18:32 WIB

Dinamai Pizza Sayur Asem, Penampakan Makanan Ini Bikin Salah Fokus

Dinamai Pizza Sayur Asem, Penampakan Makanan Ini Bikin Salah Fokus

Jabar | Selasa, 19 Januari 2021 | 16:14 WIB

Terkini

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB