Tak Perlu Operasi, Ilmuwan Gunakan Obat Diabetes untuk Mengatasi Obesitas

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 18 Februari 2021 | 14:36 WIB
Tak Perlu Operasi, Ilmuwan Gunakan Obat Diabetes untuk Mengatasi Obesitas
Obat Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Obesitas merupakan masalah kesehatan umum namun serius. Berat badan berlebih berisiko menimbulkan diabetes tipe 2 hingga penyakit jantung.

Hingga kini, kombinasi pola makan dan olahraga menjadi andalan dalam penanganan obesitas. Apabila intervensi gaya hidup tersebut terbukti tidak efektif selama 6 bulan, pedoman klinis merekomendasikan untuk mengobatinya berdasarkan penyakit komorbid.

Sebuah uji klinis fase dua menunjukkan obat diabetes tipe 2 semaglutide suntik berhasil menurunkan berat badan orang obesitas.

Hasil ini mengarahkan para peneliti untuk melakukan uji coba fase 3 global yang disebut semaglutide Treatment Effect in People with Obesity (STEP) untuk menyelidiki keamanan dan efektivitas obat tersebut pada peserta berusia 18 tahun ke atas.

Berdasarkan Medical News Today, rerata peserta yang menggunakan semaglutide mengalami penuruan berat badan sebesar 14,9% (berkurang 15,3 kg) dibanding dengan 2,4% (berkurang 2,6 kg) pada kelompok plasebo.

Seorang perempuan menyuntikkan obat diabetes. [shutterstock]
Seorang perempuan menyuntikkan obat diabetes. [shutterstock]

Peserta yang menerima semaglutide juga mengalami penurunan lingkar pinggang, tekanan darah, kadar lipid puasa, dan glukosa darah yang lebih besar daripada mereka yang menerima plasebo. Selain itu, mereka juga mengalami peningkatan skor fungsi fisik.

Namun, peserta mengalami efek samping ringan dalam menggunakan semaglutide, yaitu mual ringan hingga sedang dan diare yang mereda seiring waktu.

Beberapa peserta pun menghentikan pengobatan karena efek samping gastrointestinal pada kelompok semaglutide (4,5%) dibandingkan pada kelompok plasebo (0,8%).

Uji coba tersebut memiliki beberapa keterbatasan, termasuk durasinya yang singkat dan pengecualian dari diabetisi.

Meski begitu, salah seorang penulis studi mengatakan bahwa obat semaglutide bisa menjadi 'gamechanger' atau pengubah kondisi.

"Tidak ada obat lain yang mampu menghasilkan tingkat penurunan berat badan seperti ini, ini benar-benar pengubah keadaan. Untuk pertama kalinya, kasus ini berhasil hanya dengan obat-obatan," kata Rachel Batterham, profesor obesitas, diabetes, dan endokrinologi di Pusat Penelitian Obesitas di Universitas College London (UCL).

Berdasarkan hasil uji coba ini, Novo Nordisk, perusahaan farmasi yang mendanai uji klinis, mengajukan permintaan persetujuan ke BPOM AS (FDA), Badan Obat Eropa, dan Institut Nasional untuk Keunggulan Perawatan dan Kesehatan (NICE), untuk menggunakan semaglutide suntik sebagai pengobatan obesitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diabetes Tipe 2 Bisa Menyerang Berbagai Bagian Tubuh, Simak Rincian Berikut

Diabetes Tipe 2 Bisa Menyerang Berbagai Bagian Tubuh, Simak Rincian Berikut

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 18:10 WIB

Waspadai Gatal pada Organ Intim, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2

Waspadai Gatal pada Organ Intim, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 19:12 WIB

Berkat Niat & Perubahan Gaya Hidup, Pria Ini 'Sembuh' dari Diabetes Tipe 2

Berkat Niat & Perubahan Gaya Hidup, Pria Ini 'Sembuh' dari Diabetes Tipe 2

Health | Minggu, 07 Februari 2021 | 13:05 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB