Demi Lovato Alami Kerusakan Otak Akibat Stroke, Bisakah Sembuh Lagi?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 18 Februari 2021 | 21:09 WIB
Demi Lovato Alami Kerusakan Otak Akibat Stroke, Bisakah Sembuh Lagi?
Demi Lovato. (Instagram/@ddlovato)

Suara.com - Penyanyi sekaligus aktris Demi Lovato mengaku bahwa ia sempat mengalami stroke sebanyak tiga kali. Bahkan, wanita 28 tahun juga pernah terkena serangan jantung.

"Dokterku mengatakan bahwa aku memiliki waktu lima hingga sepuluh menit," tutur Demi, dalam tayangan dokumenternya bertajuk 'Demi Lovato: Dancing With the Devil', Rabu (18/2/2021).

Hal ini membuatnya menderita kerusakan otak yang hingga kini masih terasa efeknya.

"Saya tidak bisa mengendarai mobil karena saya memiliki titik buta pada penglihatan saya. Dan saya juga sudah lama mengalami kesulitan membaca," tutur Demi.

Selain kedua penyakit tersebut, Demi juga dilaporkan mengalami kecanduan, penyakit mental, dan gangguan makan selama bertahun-tahun hingga overdosis.

Demi Lovato overdosis heroin (Shutterstock)
Demi Lovato  (Shutterstock)

Stroke dapat memengaruhi otak. Jika stroke terjadi dan aliran darah tidak dapat mencapai daerah yang mengontrol fungsi tubuh tertentu, bagian tubuh tersebut tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.

Berdasarkan American Stroke Association, jika stroke terjadi di bagian belakang otak, misalnya, kemungkinan akan terjadi beberapa kecacatan yang melibatkan penglihatan.

Efek stroke bergantung pada lokasi obstruksi dan luasnya jaringan otak yang terkena. Namun, karena satu sisi otak mengontrol sisi tubuh yang lain, maka akan mengakibatkan komplikasi neurologis pada sisi tubuh yang dideritanya.

Kabar baiknya, melansir Penn Medicine Lancaster General Health, otak memiliki kemampuan untuk 'memperbaiki' dirinya sendiri.

Pemulihan awal setelah stroke kemungkinan besar disebabkan oleh penurunan pembengkakan jaringan otak, pembuangan racun dari otak, dan peningkatan sirkulasi darah. Sel yang rusak, tetapi tidak bisa diperbaiki, akan mulai sembuh dan berfungsi lebih normal.

Terapi rehabilitasi dapat merangsang tumbuhnya sel-sel saraf dan membuat koneksi ke sel-sel saraf lain. Otak dapat merekrut bagian yang masih hidup untuk mengambil alih fungsi dari area yang rusak.

Penelitian juga menunjukkan bahwa otak sebenarnya dapat membuat sel saraf baru melalui proses neurogenesis. Jadi, ada harapan untuk sembuh setelah mengalami stroke.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Kecanduan Obat, Demi Lovato Akui Pernah Stroke dan Serangan Jantung

Sempat Kecanduan Obat, Demi Lovato Akui Pernah Stroke dan Serangan Jantung

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 16:39 WIB

Berkali-kali Hampir Mati, Demi Lovato Akui Seperti Kucing Miliki 9 Nyawa

Berkali-kali Hampir Mati, Demi Lovato Akui Seperti Kucing Miliki 9 Nyawa

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 13:38 WIB

Demi Lovato Sebut Gangguan Makan Sudah 'Mengalir' di Keluarganya, Bisakah?

Demi Lovato Sebut Gangguan Makan Sudah 'Mengalir' di Keluarganya, Bisakah?

Health | Rabu, 30 Desember 2020 | 20:37 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB