Apakah Penderita Penyakit Gangguan Mental Aman Divaksinasi Covid-19?

Risna Halidi

Senin, 22 Februari 2021 | 12:45 WIB
Apakah Penderita Penyakit Gangguan Mental Aman Divaksinasi Covid-19?
Ilustrasi gangguan mental. [Shutterstock]

Suara.com - Proses vaksinasi tahap dua Covid-19 sudah mulai dilakukan sejak Rabu, 17 Februari 2021 lalu. Sasaran pemberian vaksin tahap dua adalah mereka para pekerja publik seperti guru, dosen, pedagang pasar, pejabat negara, atlet, jurnalis, dan lain-lain.

Di sisi lain, masih banyak masyarakat yang menghawatirkan proses vaksinasi, terutama mereka yang memiliki masalah jiwa termasuk penyakit gangguan mental.

Menurut Spesialis Kedokteran Jiwa, Dr, Andri, SpKj, FAPN, masyarakat yang memiliki penyakit atau gangguan mental harus berkonsultasi terlebih dahulu sebelum melakukan vaksinasi Covid-19.

Kata Andri, mereka yang memiliki penyakit seperti hipertensi, diabetes, penyakit autoimun, dan lain-lain yang terkontrol dengan baik, tidak memiliki masalah ketika melakukan vaksinasi. Hal tersebut karena pada dasarnya vaksin merupakan virus yang telah dimatikan, sehingga aman untuk tubuh.

"Untuk masyarakat yang memiliki penyakit sebenarnya aman-aman saja untuk vaksinasi, selama semuanya terkontrol dengan baik. Namun, sebelum melakukannya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu," ucap Dr, Andri, SpKj, FAPN, melalui channel YouTube pribadinya Andri Psikomatik.

Berbeda dengan pasien yang memiliki penyakit penyerta, seseorang yang mengalami gangguan mental, kata Andri, membutuhkan perhatian khusus.

Hal ini terjadi karena penderita gangguan mental memiliki masalah berbeda. Seseorang yang memiliki gangguan misalnya, gerd anxiety psikosomatik, harus membuat dirinya tenang terlebih dahulu sebelum melakukan vaksinasi daripada memperparah efek samping yang ditimbulkan.

Efek samping dasar dari proses vaksinasi biasanya pegal-pegal pada tubuh. Sementara Andri mengatakan, seseorang yang memiliki gangguan gerd anxiety psikosomatik, berisiko mengalami panik berlebihan dan berdampak tidak baik.

Oleh karena itu, sebelum melakukan vaksinasi Covid-19, penderita gangguan mental harus berkonsultasi terlebih dahulu agar perasaannya menjadi tenang.

baca juga

"Orang dengan gerd anxiety psikosomatik lebih sensitif tubuhnya. Biasanya mereka suka pegal-pegal. Kalau disuntik terus terasa efek sampingnya, bisa membuatnya semakin panik. Jadi nanti malah disangka karena vaksinansi yang dilakukan,"  tutur Andri.

Hal yang sama juga harus dilakukan untuk orang-orang dengan fobia jarum suntik. Menurut Andri, lebih baik untuk menunda vaksinasi sampai perasaan tersebut hilang. Hal ini karena seseorang yang fobia bisa mengalami ketakutan yang berlebih, kejang, hingga pingsan.

Namun, Andri mengatakan, pada dasarnya orang yang memiliki berbagai penyakit dan gangguan mental tidak masalah untuk melakukan vaksinasi.

Hanya saja, sebelum melakukannya lebih baik kontrol terlebih dahulu, apakah tubuhnya sudah siap vaksinasi atau belum. Biasanya, dokter akan memberi tahu apakah harus menunda terlebih dahulu atau pasien tersebut sudah siap melakukan vaksinasi.

"Jadi untuk masyarakat yang memiliki penyakit atau gangguan ketika ingin melakukan vaksinasi, diharap konsultasi terlebih dahulu untuk mengetahu apakah tubuhnya sudah siap atau belum, “ ucapnya. / Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain PSIS Septian David Maulana Ikuti Vaksinasi Covid-19 Gelombang Kedua

Pemain PSIS Septian David Maulana Ikuti Vaksinasi Covid-19 Gelombang Kedua

Jawa Tengah | Senin, 22 Februari 2021 | 11:36 WIB

41 Persen Rakyat Tolak Vaksinasi, DPR: Sanksi Tak Tingkatkan Partisipasi

41 Persen Rakyat Tolak Vaksinasi, DPR: Sanksi Tak Tingkatkan Partisipasi

News | Senin, 22 Februari 2021 | 11:32 WIB

Duh! Demi Vaksin Covid-19, Dua Wanita Ini Nyamar Jadi Nenek-nenek

Duh! Demi Vaksin Covid-19, Dua Wanita Ini Nyamar Jadi Nenek-nenek

Sumbar | Senin, 22 Februari 2021 | 10:20 WIB

Terkini

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

×