Benarkah Tunda Suntik Vaksin Covid-19 Kedua Pengaruhi Kemanjurannya?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 23 Februari 2021 | 16:00 WIB
Benarkah Tunda Suntik Vaksin Covid-19 Kedua Pengaruhi Kemanjurannya?
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Saat ini program vaksinasi virus corona Covid-19 telah berlangsung di beberapa negara. Kehadiran vaksin ini pun menjadi harapan baru untuk menghentikan pandemi virus corona Covid-19. Para ahli telah menyarankan semua orang harus mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19 untuk mencapai perlindungan yang efektif.

Tapi, para ahli di India justru melihat adanya penurunan jumlah orang yang suntik vaksin Covid-19 kedua. Banyak orang sengaja melewatkan karena ragu maupun menundanya lebih lama dari jadwal yang ditentukan.

Padahal, melewatkan suntikan vaksin Covid-19 kedua bisa menyebabkan vaksin tidak bekerja sepenuhnya. Bahkan jeda pemberian suntik pertama dan kedua juga bisa memengaruhi tingkat kemanjuran vaksin Covid-19.

Karena itu dilansir dari Times of India, semua orang harusnya sangat memperhatikan jeda waktu dan jadwal untuk suntik vaksin Covid-19 kedua agar tak melewatkannya.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Banyak orang memiliki keraguan besar yang mungkin melewatkan suntik vaksin Covid-19 kedua. Meskipun vaksin memiliki periode waktu inokulasi yang idealnya 3-6 minggu, tapi tidak ada alasan untuk menunda suntik vaksin kedua lebih lama.

Penundaan dalam suntikan kedua vaksin Covid-19 akan membuatnya sama sekali tidak efektif. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga telah membicarakan hal sama.

CDC memperhitungkan berbagai kesenjangan dan tidak tersedianya vaksin Covid-19. Mereka mengatakan bahwa vaksin Covid-19 lebih baik disuntikkan sesuai interval yang disarankanya, tetapi juga boleh ditunda beberapa waktu sesui ketersediaannya.

Tapi, ada data terbaru pada vaksin Pfizer yang menunjukkan bahwa suntikan kedua vaksin bisa diberikan dalam jeda waktu 6 minggu. Sayangnya, sekarang ini ada penelitian yang menunjukkan pengaruh jeda waktu itu pada tingkat kemanjuran vaksin, meski masih terbatas.

Para ahli telah menyarankan semua orang harus mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19. Jumlah ketersediaan dan efek samping dari suntikan vaksin harusnya tidak menghalangi proses suntikan dosis kedua vaksin.

baca juga

Karena, suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 itulah yang akan memberikan perlindungan penuh dan efektif pada tubuh terhadap virus corona.

Sedangkan, 6 minggu adalah waktu maksimum yang ditetapkan oleh para ilmuwan dan ahli medis untuk jeda waktu suntikan pertama dan kedua vaksin Covid-19.

Namun, para ilmuwan belum mengetahui seberapa efektif vaksin Covid-19 jika diberikan setelah jeda waktu 6 minggu dari suntikan dosis pertama.

Selain itu, semua orang juga harus memastikan bahwa mereka mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19 dari produk yang sama. Karena, para ahli tidak bisa memastikan hasil yang diperoleh bila Anda mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19 berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Lokasi Vaksinasi Tokoh Lintas Agama, Begini Kata Imam Besar Istiqlal

Jadi Lokasi Vaksinasi Tokoh Lintas Agama, Begini Kata Imam Besar Istiqlal

Jakarta | Selasa, 23 Februari 2021 | 15:17 WIB

Jokowi Sebut Indonesia Jadi Negara Paling Beruntung Soal Vaksin Covid-19

Jokowi Sebut Indonesia Jadi Negara Paling Beruntung Soal Vaksin Covid-19

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 14:52 WIB

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati Jadi Vaksinator Covid-19

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati Jadi Vaksinator Covid-19

Jawa Tengah | Selasa, 23 Februari 2021 | 14:39 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB