Tak Cuma Jadi Hiasan, Tanaman Ini Bisa Bikin Ruangan Bebas Polusi Udara

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 26 Februari 2021 | 11:07 WIB
Tak Cuma Jadi Hiasan, Tanaman Ini Bisa Bikin Ruangan Bebas Polusi Udara
Tanaman Hias di Rumah (lauren kolyn)

Suara.com - Selama masa pandemi virus corona Covid-19 banyak orang menghabiskan waktu di rumah dengan hobinya, yaitu merawat tanaman hias.

Sebenarnya, beberapa jenis tanaman hias memiliki manfaat lebih. Misalnya, menjadi 'pembersih udara' di dalam ruangan.

Dilansir Womens Health Magazine, berikut tanaman yang dapat membuat udara di ruangan Adan menjadi lebih segar:

1. English Ivy atau Ivy Inggris

Tidak hanya bentuknya yang cantik, tanaman ini juga dapat mengurangi jamur di rumah Anda. Jaga tanahnya agar tetap lembab dan batasi paparan sinar matahari lansung agar tanaman tidak mudah mati.

Ilustrasi tanaman hias. (Unsplash)
Ilustrasi tanaman hias. (Unsplash)

2. Pakis atau Lemon Button Fern

Pakis sangat bagus untuk menghilangkan polutan, termasuk formaldehyde, xylene, dan toluene. Polusi udara ini dapat menyebabkan sakit kepala, kesulitan bernapas, dan pertumbuhan sel kanker.

Pakis juga dapat meningkatkan kelembapan di dalam ruangan. Jadi, jangan lagi menaruh pakis di luar rumah ya!

3. Palem kuning

baca juga

Sebuah studi NASA pada 1989 silam menyatakan Areca Plan sebagai salah satu tanaman pemurni udara paling kuat, khususnya karena kemampuannya untuk menghilangkan formaldehida di dalam ruangan.

Tanaman Peace Lily. (Shutterstock)
Tanaman Peace Lily. (Shutterstock)

4. Peace Lily

Studi NASA juga menunjukkan bahwa lily dapat menyaring benzene, formaldehyde, tri-chloroethylene (TCE), xylene, toluene, dan ammonia dari udara dalam ruangan.

Racun tersebut dapat menyebabkan sakit kepala, masalah pernapasan, dan peningkatan risiko kanker.

Peace Lily juga dapat menghilangkan jamur di udara. Karenanya, tanaman ini cocok untuk ditempatkan di kamar mandi.

5. Lidah mertua

Ini adalah tanaman hias terpopuler yang mungkin setiap orang memilikinya. Seperti yang lain, lidah mertua dapat menghilangkan berbagai macam polutan udara, seperti benzena, formaldehida, trichloroethylene (TCE), xylene, dan toluene.

Lidah mertua mudah tumbuh dan Anda juga dapat merebus daunnya sebagai pengobatan holistik yang mengatasi nyeri dan iritasi jika dioleskan langsung ke kulit. Namun, ini bukan untuk dikonsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis Tanaman Hias di Padang Mulai Sepi Peminat

Bisnis Tanaman Hias di Padang Mulai Sepi Peminat

Sumbar | Selasa, 23 Februari 2021 | 12:20 WIB

Jangan Asal! Begini Cara Merawat Tanaman Hias Keladi yang Benar

Jangan Asal! Begini Cara Merawat Tanaman Hias Keladi yang Benar

Your Say | Senin, 22 Februari 2021 | 19:27 WIB

Terdampak Banjir, Pedagang Tanaman Hias di Tangerang Rugi Puluhan Juta

Terdampak Banjir, Pedagang Tanaman Hias di Tangerang Rugi Puluhan Juta

Banten | Senin, 22 Februari 2021 | 18:04 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB