Efek Samping Vaksin Pfizer bagi Penyintas Covid-19, Salah Satunya Menggigil

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 26 Februari 2021 | 13:03 WIB
Efek Samping Vaksin Pfizer bagi Penyintas Covid-19, Salah Satunya Menggigil
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Vaksin virus corona Covid-19 Pfizer/BioNTech merupakan salah satu vaksin yang digunakan di Inggris. Saat ini sudah puluhan ribu orang mendapat suntikan vaksin Pfizer dan banyak yang melaporkan efek sampingnya.

Menurut data dari ZOE Covid-19 Symptom Study, ada tiga efek samping umum dari suntikan vaksin Pfizer jika Anda sebelumnya pernah terinfeksi virus corona, termasuk menggigil, sakit kepala, dan kelelahan.

Kebanyakan vaksin akan menimbulkan efek samping dalam 2 hari pertama setelah suntik dan hanya 3 persen orang yang mengalami efek samping vaksin setelah lebih dari 3 hari.

Pada dasarnya dilansir dari Express, vaksin Covid-19 menggunakan komponen yang tidak berbahaya dari virus corona untuk melatih sistem kekebalan tubuh.

Saat respons kekebalan tubuh mulai bekerja, hal ini bisa menyebabkan efek samping menguasai tubuh Anda. Karena itulah, efek samping yang lebih kuat menandakan vaksin bekerja lebih baik.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Studi Gejala Covid ZOE menemukan bahwa 33 persen peserta yang sebelumnya terinfeksi virus corona Covid-19 melaporkan setidaknya satu efek samping dalam 7 hari setelah suntik vaksin.

Bagi mereka yang tidak pernah positif terinfeksi virus corona Covid-19, hanya 18 persen peserta yang mengalami efek samping vaksin di seluruh tubuh.

Hal ini menunjukkan bahwa orang yang pernah positif virus corona dan sembuh lebih mungkin mengalami reaksi merugikan.

Berdasarkan 40 ribu orang yang telah menerima suntikan vaksin Covid-19, sebanyak 37 persen mengalami nyeri dan bengkak di tempat suntikan.

baca juga

Jumlah ini pun meningkat hingga 45 persen setelah suntikan dosis kedua vaksin Covid-19, yang juga menyebar ke seluruh populasi.

Menurut data terbaru, lebih dari 669.105 orang Inggris telah mendapatkan suntikan kedua vaksin Covid-19. Hasilnya, lebih banyak orang yang mengaku mengalami beberapa efek samping setelah suntikan kedua, yang mungkin menunjukkan sistem kekebalannya lebih kuat.

Sebanyak 14 persen orang mengaku alami efek samping setelah suntikan pertama vaksin Covid-19. Sedangkan, 22 persen orang mengaku mengalami efek samping setelah suntikan kedua.

Secara keseluruhan, wanita cenderung mengalami efek samping vaksin dibandingkan pria dalam penelitian ini. Perbandingan mereka antara 19 persen dan 13 persen. Bahkan efek samping vaksin ini lebih parah bagi orang usia 55 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM AS: Vaksin Johnson & Johnson Cegah Komplikasi Parah dan Kematian

BPOM AS: Vaksin Johnson & Johnson Cegah Komplikasi Parah dan Kematian

Video | Jum'at, 26 Februari 2021 | 07:00 WIB

Benarkah Alat Kelamin Peserta Vaksinasi Membesar Gegara Vaksin Sinovac?

Benarkah Alat Kelamin Peserta Vaksinasi Membesar Gegara Vaksin Sinovac?

Hits | Kamis, 25 Februari 2021 | 21:36 WIB

Lansia di Bantul Bakal Masuk Vaksinasi Tahap Ketiga

Lansia di Bantul Bakal Masuk Vaksinasi Tahap Ketiga

Jogja | Kamis, 25 Februari 2021 | 20:10 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×