alexametrics

Efek Samping Vaksin Pfizer bagi Penyintas Covid-19, Salah Satunya Menggigil

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Efek Samping Vaksin Pfizer bagi Penyintas Covid-19, Salah Satunya Menggigil
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Orang yang sebelumnya pernah terinfeksi virus corona Covid-19 lebih berisiko alami efek samping menggigil akibat vaksin Pfizer.

Suara.com - Vaksin virus corona Covid-19 Pfizer/BioNTech merupakan salah satu vaksin yang digunakan di Inggris. Saat ini sudah puluhan ribu orang mendapat suntikan vaksin Pfizer dan banyak yang melaporkan efek sampingnya.

Menurut data dari ZOE Covid-19 Symptom Study, ada tiga efek samping umum dari suntikan vaksin Pfizer jika Anda sebelumnya pernah terinfeksi virus corona, termasuk menggigil, sakit kepala, dan kelelahan.

Kebanyakan vaksin akan menimbulkan efek samping dalam 2 hari pertama setelah suntik dan hanya 3 persen orang yang mengalami efek samping vaksin setelah lebih dari 3 hari.

Pada dasarnya dilansir dari Express, vaksin Covid-19 menggunakan komponen yang tidak berbahaya dari virus corona untuk melatih sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga: Tolak Paspor Vaksin Untuk Traveling, WHO: Bukan Berarti Sudah Kebal!

Saat respons kekebalan tubuh mulai bekerja, hal ini bisa menyebabkan efek samping menguasai tubuh Anda. Karena itulah, efek samping yang lebih kuat menandakan vaksin bekerja lebih baik.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Studi Gejala Covid ZOE menemukan bahwa 33 persen peserta yang sebelumnya terinfeksi virus corona Covid-19 melaporkan setidaknya satu efek samping dalam 7 hari setelah suntik vaksin.

Bagi mereka yang tidak pernah positif terinfeksi virus corona Covid-19, hanya 18 persen peserta yang mengalami efek samping vaksin di seluruh tubuh.

Hal ini menunjukkan bahwa orang yang pernah positif virus corona dan sembuh lebih mungkin mengalami reaksi merugikan.

Berdasarkan 40 ribu orang yang telah menerima suntikan vaksin Covid-19, sebanyak 37 persen mengalami nyeri dan bengkak di tempat suntikan.

Baca Juga: BPOM AS: Vaksin Johnson & Johnson Cegah Komplikasi Parah dan Kematian

Jumlah ini pun meningkat hingga 45 persen setelah suntikan dosis kedua vaksin Covid-19, yang juga menyebar ke seluruh populasi.

Komentar