Studi: Satu Suntikan Vaksin Pfizer Cegah Varian Baru Virus Corona Menyebar

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:29 WIB
Studi: Satu Suntikan Vaksin Pfizer Cegah Varian Baru Virus Corona Menyebar
Ilustrasi virus corona, vaksin covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Sebuah penelitian baru menunjukkan satu dosis atau satu kali suntikan vaksin Pfizer sudah cukup melindungi jutaan orang yang terinfeksi virus corona Covid-19.

Para peneliti dari Public Health England mengatakan temuan itu berpotensi mempercepat peluncuran vaksin Covid-19, dengan lebih sedikit orang Inggris yang membutuhkan suntikan kedua.

Salah satu penelitian telah melacak 51 petugas kesehatan di London yang menerima tes virus corona Covid-19 rutin untuk antibodi dan infeksi sejak Maret 2020.

Sekitar setengah dari kelompok itu telah tertular virus corona dan satu kali suntikan vaksin Pfizer membuat tingkat antibodi mereka meningkat 140 kali lipat dari sebelumnya.

Para peneliti, dari University College London dan Public Health England, mengatakan temuan itu berpotensi mempercepat peluncuran vaksin Covid-19 dan mencegah munculnya varian baru virus corona sebelum menyebar.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

"Cakupan yang lebih luas tanpa mengorbankan kekebalan yang diinduksi oleh vaksin dapat membantu mengurangi munculnya varian baru virus corona," jelas para peneliti dikutip dari The Sun.

Ada 4 juta kasus virus corona yang dikonfirmasi di Inggris, meskipun para ilmuwan memperkirakan mungkin akan ada lebih banyak kasus virus corona lagi.

Pada puncak wabah virus corona pada Maret 2020 lalu, sangat sedikit tes Covid-19 yang dilakukan untuk mendeteksi skala infeksi. Studi lain oleh Imperial College London mengukur tanggapan kekebalan dari 72 petugas kesehatan yang menerima suntikan vaksin pada akhir Desember 2020.

Di antara sepertiga dari kelompok yang menunjukkan gejala virus corona sebelumnya, penelitian menemukan bahwa satu kali suntikan vaksin Pfizer memicu respons antibodi yang sangat kuat dan respons sel-T yang sangat kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cukup 1 Kali Suntikan Vaksin Pfizer Cegah Penularan Virus Corona 75 Persen

Cukup 1 Kali Suntikan Vaksin Pfizer Cegah Penularan Virus Corona 75 Persen

Health | Sabtu, 27 Februari 2021 | 14:59 WIB

Ini Perbedaan Vaksinasi Gotong Royong dengan Vaksin Pemerintah

Ini Perbedaan Vaksinasi Gotong Royong dengan Vaksin Pemerintah

Health | Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:55 WIB

Studi AS: Risiko Penularan Virus Corona Covid-19 di Rumah Rendah

Studi AS: Risiko Penularan Virus Corona Covid-19 di Rumah Rendah

Health | Sabtu, 27 Februari 2021 | 14:04 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB