Update Covid-19 Global: Brasil Alami Gelombang Kedua Infeksi Akibat Mutasi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 05 Maret 2021 | 09:40 WIB
Update Covid-19 Global: Brasil Alami Gelombang Kedua Infeksi Akibat Mutasi
Presiden Brasil Jair Bolsonaro menggunakan masker selama konferensi pers mengenai pandemi virus COVID-19, pandemi di Istana Planalto, Brasil. File foto ini diambil pada 23 Juni 2020. [Sergio LIMA / AFP]

Suara.com - Mutasi virus corona SARS Cov-2 yang menyebabkan infeksi Covid-19 telah mengkhawatirkan dunia. Setidaknya ada tiga mutasi virus yang disebut lebih cepat menular, yakni varian Inggris, Afrika, dan Brasil.

Data terbaru per Jumat (5/3/2021), dikutip dari worldometers.info, kasus Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai 116.201.575 infeksi. Lebih dari 91,86 juta orang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19, tetapi 2.580.581 jiwa meninggal dunia.

Brasil dikabarkan jadi negara paling terdampak akibat mutasi virus tersebut. Negara itu mengalami gelombang kedua infeksi Covid-19 setelah sebelumnya laju penularan sempat mereda.

Dalam dua hari berturut-turut, Rabu (3/3) dan Kamis (4/3), Brasil mencatat rekor kematian Covid-19. Presiden Jair Bolsonaro mengatakan kepada warganya untuk berhenti merengek dan melanjutkan kehidupan.

Brasil memiliki angka kematian tertinggi kedua di dunia, setelah Amerika Serikat, dalam setahun terakhir Pandemi Covid-19. Sementara wabah di AS mereda, Brasil menghadapi fase gelombang berikutnya.

"Cukup (untuk) rengekan. Berapa lama lagi tangisan itu akan berlangsung? Berapa lama lagi kamu akan tinggal di rumah dan menutup semuanya? Tidak ada yang tahan lagi. Kami menyesali kematian itu, lagi, tapi kami butuh solusi," kata Bolsonaro dalam sebuah acara, dikutip dari Channel News Asia.

Hingga saat ini, jumlah kasus Covid-19 di Brasil sebanyak 10.796.506 infeksi dan angka kematian 261.188 jiwa. 

Gelombang kedua paparan virus corona di Brasil yang melonjak telah memicu pembatasan baru di ibu kotanya, Brasilia, dan kota terbesarnya, Sao Paulo. 

Otoritas kesehatan khawatir kemunculan varian virus corona baru dari wilayah Amazon bisa kembali menginfeksi penyintas Covid-19.

baca juga

“Mutasi adalah hasil dari peningkatan reproduksi virus. Semakin banyak jumlah virus, semakin cepat penularannya, semakin banyak pula mutasi yang kita miliki,” kata Gonzalo Vecina Neto, seorang dokter medis dan mantan kepala regulator kesehatan Brasil, Anvisa.

Gubernur negara bagian dan dokter mengeluhkan bahwa pemerintah federal telah salah mengelola krisis virus corona, karena Bolsonaro telah meremehkan tingkat keparahannya dan menentang penguncian. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Klaim Vaksin Sinovac Efektif Lawan Mutasi Corona B117

Pemerintah Klaim Vaksin Sinovac Efektif Lawan Mutasi Corona B117

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 17:01 WIB

Tim Uji Klinis Unpad Belum Pastikan Efektivitas Sinovac Lawan Corona B117

Tim Uji Klinis Unpad Belum Pastikan Efektivitas Sinovac Lawan Corona B117

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 13:17 WIB

Update Covid-19 Global: Kasus Harian Brasil Lampaui Amerika Serikat

Update Covid-19 Global: Kasus Harian Brasil Lampaui Amerika Serikat

Health | Kamis, 04 Maret 2021 | 08:48 WIB

Terkini

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

×