Tak Selalu Mabuk, Ini Dampak Minuman Beralkohol Bagi Tubuh

Vania Rossa

Jum'at, 05 Maret 2021 | 23:28 WIB
Tak Selalu Mabuk, Ini Dampak Minuman Beralkohol Bagi Tubuh
wine, alkohol, minuman beralkohol (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Alkohol merupakan cairan, zat, atau senyawa yang terdapat dalam berbagai hal, seperti obat atau minuman, yang jika dikonsumsi berlebih akan menimbulkan gejala mabuk. Bagi beberapa negara, mengonsumsi minuman beralkohol ditujukan untuk membuat tubuh hangat dari suhu yang dingin. Namun pada beberapa kondisi, orang minum alkohol saat depresi. Tentu saja, ini taka kan menimbulkan masalah jika alkohol dikonsumsi pada batas wajar. Biasanya, setiap negara memiliki batas tingkatan kandungan alkohol yang dapat dikonsumsi dan ditoleransi.

Berbagai minuman yang mengandung alkohol di antaranya adalah bir, anggur (wine), vodka, wiski, dan lain-lain. Meski tak selalu menimbulkan dampak memabukkan, minum alkohol pada dasarnya tidak baik bagi tubuh. Hal ini karena kandungan yang terdapat di dalam alkohol dapat merusak organ tubuh.

Setidaknya, inilah beberapa golongan dan kondisi orang-orang yang sebaiknya tidak minum alkohol:

  1. Anak di bawah umur.
  2. Wanita hamil, karena dapat berdampak pada bayi di dalam kandungannya.
  3. Seseorang yang sedang mengemudi. Hal ini sebagai antisipasi terjadi kecelakaan. Alkohol akan memengaruh tingkat kesadaran seseorang.
  4. Mengonsumsi obat yang bereaksi terhadap alkohol.
  5. Menderita kondisi medis atau penyakit tertentu.

Lalu, apa saka dampak yang ditimbulkan oleh alkohol?

Dampak jangka pendek

  • Risiko terjadinya kecelakaan seperti tabrakan mobil, jatuh dari motor, tenggelam, atau luka bakar akibat keadaan yang tidak sadar.
  • Melakukan tindakan kekerasan seperti pembunuhan, bunuh diri, pelecehan seksual terhadap orang asing maupun pasangan.
  • Keracunan alkohol karena kadar yang berlebih
  • Melakukan hubuang seksual yang tidak diinginkan dan berisiko menyebabkan kehamilan, serta penyakit sekual menular
  • Keguguran atau kelainan pada wanita yang sedang hamil

Dampak jangka panjang

Saat mengonsumsi alkohol, mungkin seseorang akan terlihat baik-baik saja. Namun, dampak yang ditimbulkan bisa muncul setelah mengonsumsinya dalam waktu yang lama. Biasanya, dampak yang ditimbulkan merupakan berbagai penyakit atau kondisi medis yang serius, seperti:

  • Tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, penyakit hati, dan masalah pencernaan.
  • Berbagai jenis kanker seperti kanker payudara, mulut, tenggorokan, kerongkongan, hati, dan usus besar.
  • Melemahnya sistem kekebalan dalam tubuh.
  • Mengalami masalah dalam ingatan seperti demensia.
  • Gangguan kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan.
  • Mengalami masalah sosial dalam keluarga dan lingkungan. Kondisi ini juga memengaruhi tingkat produktivitas sehingga menyebabkan pengangguran.
  • Ketergantungan terhadap alkohol

Dampak buruk yang ditimbulkan alkohol memang tidak saat mengonsumsinya, tetapi dapat terlihat di kemudian hari. Untuk itu, cobalah untuk mengurangi atau tidak mengonsumsinya agar kondisi tubuh tetap sehat. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Konsumsi Rokok dan Alkohol Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Studi: Konsumsi Rokok dan Alkohol Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Health | Rabu, 03 Maret 2021 | 09:19 WIB

Tiga Hal Besar yang Menurut Pakar dapat Mengurangi Risiko Kanker, Apa Saja?

Tiga Hal Besar yang Menurut Pakar dapat Mengurangi Risiko Kanker, Apa Saja?

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 20:00 WIB

Investasi Miras Dicabut, MUI Minta DPR Sahkan Aturan Larangan Minol

Investasi Miras Dicabut, MUI Minta DPR Sahkan Aturan Larangan Minol

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB