Kekurangan Protein Bikin Lansia Rentan Alami Sarcopenia, Penyakit Apa Itu?

Minggu, 07 Maret 2021 | 20:42 WIB
Kekurangan Protein Bikin Lansia Rentan Alami Sarcopenia, Penyakit Apa Itu?
Ilustrasi makanan sumber protein. (Elements Envato)

Suara.com - Protein dibutuhkan tubuh sebagai kelengkapan nutrisi, terutama bagi orang lanjut usia atau lansia.

Protein memiliki peran penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, karena berfungsi dalam pembentukan sel darah putih.

"Bicara soal antibodi, immunoglobulin sel darah putih itu semuanya protein yang paling banyak membentuk. Kemudian protein juga yang memperbaiki sel-sel rusak, mempercepat kesembuhan," kata Head of Medical Kalbe Nutritionals dr. Muliaman Mansyur dalam webinar bersama Entrasol, Minggu (7/3/2021).

Sementara itu, lansia biasanya telah alami proses penyembuhan yang lama karena fungsi organ menurun. Oleh sebab itu kecukupan asupan protein sangat penting.

Dokter Mansyur menjelaskan bahwa lansia yang kekurangan protein bisa mengalami sarcopenia, kondisi di mana massa otot dalam tubuh telah menurun dan digantikan oleh lemak.

"Ini juga jadi masalah yang paling sering pada lansia. Ini bukan soal estetika di mana otot yang berkurang tapi juga masalah kesehatan lainnya akan timbul," ucapnya.

Ia menambahakan, massa otot dalam tubuh memang akan berkurang setiap tahun jika tidak dilatih dengan olahraha dan tidak mendapatlan nutrisi yang tepat. Dampaknya, bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun bahkan berisiko pneumonia.

"Yang berhubungan dengan paling sering terjadi adalah komplikasi dari corona virus juga tinggi pada orang yang mengalami sarkopenia," ujarnya.

Selain itu, kecukuoan protein juga sebanarnya bisa membentuk kekebalan tubuh lebih baik sehingga melindungi lansia dari paparan virus meski belum divaksinasi, kata dokter Mansyur. Tetapi jika konsumsi protein terlalu sedikit, maka pembentukan massa otot tidak bisa terjadi.

Baca Juga: Catat, Beragam Ciri-ciri Lansia Mengalami Kekurangan Gizi

"Rata-rata (kebutuhan protein) memang 1 gram per kilogram berat badan. Tapi bisa berlebih sampai 1,2 sampai 1,5 ini tentu pengawasan dokter," ujar dokter Manyur.

Sumber protein bisa didapatkan dari hewan maupun tumbuhan. Ia menggambarkan,m bahwa 12 gram protein bisa didapat dari sekitar 2 telur ayam rebus atau 5 potong tempe.

Selain itu, protein juga bisa dari kacang-kacangan dan ikan. Ia mengingatkan agar konsumsi makanan secara beragama agar tercukupi gizi seimbang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI