alexametrics

Viral Video Wanita Tetiba Kejang di KRL Tanah Abang, Diduga Epilepsi

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Viral Video Wanita Tetiba Kejang di KRL Tanah Abang, Diduga Epilepsi
Wanita kejang di KRL Tanah Abang (Instagram/Makassar_iinfo)

Ketahui penyakit epilepsi yang diduga diderita wanita ini.

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan wanita kejang secara tiba-tiba di dalam KRL viral di media sosial. Menurut keterangan video, insiden ini terjadi di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Astagfirullah, gak sengaja di kereta liat orang tiba-tiba langsung begini, kejadian di Stasiun Tanah Abang," tulis keterangan video yang diunggah di akun Instagram @makassar_iinfo, Selasa (9/3/2021).

Berdasarkan keterangan tambahan dalam unggahan tersebut, sang wanita diduga mengalami epilepsi.

Menurut Alodokter, epilepsi atau ayan merupakan gangguan saraf pusat akibat pola aktivitas listrik otak yang tidak normal. Kondisi ini mengakibatkan kejang, sensasi dan perilaku tidak biasa, hingga hilang kesadaran.

Baca Juga: 5 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Memiliki Keluarga Pengidap Epilepsi

Kejang merupakan gejala utamanya, terjadi saat timbul impuls listrik pada otak melebihi batas normal dan menyebar ke area sekelilingnya. Sinyal ini juga terkirim ke otot, sehingga menimbulkan kedutan hingga kejang.

Viral video wanita kejang di KRL Tanah Abang (Instagram/Makassar_iinfo)
Viral video wanita kejang di KRL Tanah Abang (Instagram/Makassar_iinfo)

Ada beberapa penyebab kejang pada penderita epilepsi, seperti stres, kelelahan, dan konsumsi obat.

Dari penyebabnya, epilepsi dapat digolongkan menjadi dua jenis, yakni idiopatik, epilepsi yang tidak diketahui penyebabnya, dan simptomatik, epilepsi yang terjadi akibat suatu penyakit menyebabkan kerusakan otak.

Tingkat keparahan kejang pada penderita epilepsi berbeda-beda.

Ada yang berlangsung beberapa detik dan seperti memandang dengan tatapan kosong, atau terjadi dengan pergerakan lengan dan tungkai berulang kali.

Baca Juga: Sering Kejang? Waspada Bisa Jadi Gejala Epilepsi

Dokter mendiagnosis epilepsi berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, terutama kondisi saraf pasien serta serangkaian tes untuk memastikan kondisi abnormal di otak.

Komentar