Epilepsi: Gejala, Cara Mengatasi dan Obatnya

Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 10 Maret 2021 | 19:21 WIB
Epilepsi: Gejala, Cara Mengatasi dan Obatnya
Ilustrasi epilepsi. (Shutterstock)

Suara.com - Kamu pernah menjumpai seseorang yang tiba-tiba tubuhnya bergetar tanpa kendali, mengeluarkan air liur, gigi gemeretak, menyentak, dan hilang kontrol atas kandung kemih? Itu merupakan tanda dari epilepsi. Lalu, bagaimana gejala, cara mengatasi dan obatnya?

Penyakit epilepsi atau dikenal juga dengan penyakit ayan ini sudah ada sejak 2000 tahun sebelum Masehi. Jadi, penyakit epilepsi ini adalah kelainan neurologi yang bisa terjadi pada siapa saja.

Umumnya, seseorang akan didiagnosa mengidap epilepsi jika sudah mengalami kejang-kejang yang tidak diprovokasi. Semakin bertambahnya usia, seorang anak dengan mengidap epilepsi kerap tidak memperlihatkan gejalanya lagi.

Gejala Epilepsi

Menurut medis, penyebab epilepsi yaitu karena adanya aktivitas listrik abnormal pada bagian otak, kejang yang muncul bisa mempengaruhi proses koordinasi pada bagian otak. Adapun tanda atau gejala penyakit epilepsi seperti berikut ini.

  1. Kebingungan sementara
  2. Tatapan kosong
  3. Kelojotan tak terkendali pada bagian tangan dan kaki
  4. Hilang kesadaran
  5. Muncul gejala psikologis seperti takut, dejavu, dan ansietas

Cara Mengatasi Epilepsi

Untuk mengatasi penyakit ini, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meringankan gejalanya. Adapun caranya seperti berikut ini.

  1. Gulingkan tubuh penderita epilepsi ke bagian samping untuk mencegahnya tersedak
  2. Beri bantalan pada bagian kepalanya
  3. Longgarkan pakaian ketat yang ada di area leher
  4. Beri ruang yang cukup agar pengidap epilepsi bisa bernafas lega
  5. Singkirkan benda-benda tajam atau yang bisa dipukul saat terjadi kejang-kejang
  6. Jangan batasi pergerakannya, kecualinya saat dia berada dalam situasi yang bahaya
  7. Jangan memasukan apapun ke dalam mulutnya, termasuk obat maupun cairan
  8. Tetap berada di sampingnya saat sedang terjadi kejang-kejang

Obat Epilepsi

Ada beberapa pengobatan alternatif untuk membantu menangani penyakit epilepsi. Adapun obat-obatan tersebut seperti berikut ini.

  • Air Kelapa

Salah satu cara mengobati epilepsi yaitu bisa menggunakan air kelapa. Air kelapa membantumu untuk selalu terhidrasi sehingga terhindar dari kejang-kejang.

  • Susu

Obat alternatif lainnya yaitu dengan susu. Kandungan kalsium yang ada di dalam susu membantu menjaga fungsi normal dari otak, konduksi saraf, serta pembekuan darah.

  • Bawang Putih

Bawang putih juga bisa menjadi alternatif berikutnya untuk pengobatan epilepsi. Caranya yaitu rebus air dan susu, lalu campur dengan bawang putih satu siung yang sudah dimemarkan. Setelah itu, minum racikan tersebut.

  • Garam Epsom

Garam epsom juga bisa jadi alternatif untuk mengobati penyakit epilepsi. Diketahui, garam memiliki kemampuan mengontrol impuls listrik yang muncul dari dalam otak. Selain itu, kandungan magnesiumnya juga berguna untuk mengurangi risiko kejang.

  • Cairan

Cairan seperti jus buah atau air juga berguna untuk mengobati penyakit epilepsi. Cairan ini membantu menetralkan kadar natrium.

Nah, demikian informasi mengenai gejala, cara mengatasi, dan pengobatan alternatif penyakit epilepsi. Semoga informasi ini bermanfaat. Jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Memiliki Keluarga Pengidap Epilepsi

5 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Memiliki Keluarga Pengidap Epilepsi

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 17:31 WIB

Sering Kejang? Waspada Bisa Jadi Gejala Epilepsi

Sering Kejang? Waspada Bisa Jadi Gejala Epilepsi

Health | Jum'at, 29 Januari 2021 | 18:45 WIB

Penyakit Misterius Mirip Epilepsi Terjadi Lagi di India, Ini Penyebabnya!

Penyakit Misterius Mirip Epilepsi Terjadi Lagi di India, Ini Penyebabnya!

Health | Rabu, 20 Januari 2021 | 17:19 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB