Studi: Berjalan Lambat Terkait dengan Penuaan Lebih Cepat

Yasinta Rahmawati

Kamis, 18 Maret 2021 | 15:49 WIB
Studi: Berjalan Lambat Terkait dengan Penuaan Lebih Cepat

Suara.com - Beberapa orang terlihat berjalan lebih lambat ketimbang yang lainnya, sedang banyak juga yang suka berjalan cepat. Jika Anda pikir kecepatan berjalan hanya masalah kebiasaan, sebaiknya ketahui fakta berikut ini.

Sebuah studi baru yang berlangsung selama 40 tahun dari Duke University dan diterbitkan di Jama Network menemukan bahwa seseorang terlahir sebagai pejalan cepat atau lambat.

Bukti hadir dalam pengujian neurokognitif pada usia tiga tahun tentang siapa yang akan menjadi pejalan lambat. Selain itu, kecepatan berjalan pada usia 45 tahun dapat digunakan sebagai indikasi keadaan kognitif dan penuaan fisik.

Temuan yang berasal dari studi longitudinal terhadap lebih dari 900 orang Selandia Baru, menunjukkan bahwa orang berusia 45 tahun yang berjalan lambat lebih cenderung menunjukkan penuaan lebih cepat dan penurunan fungsi kognitif.

Secara khusus, paru-paru, gigi, dan sistem kekebalan mereka berada dalam kondisi yang lebih buruk daripada pejalan cepat, demikian dilansir dari INSIDER.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

"Hal yang sangat mengejutkan adalah ini terjadi pada orang berusia 45 tahun, bukan pasien geriatri (spesialisasi yang berfokus pada perawatan kesehatan orang tua) yang biasanya dinilai dengan tindakan seperti itu," kata ketua peneliti Line JH Rasmussen, peneliti pasca doktoral di departemen psikologi Universitas Duke dan ilmu saraf.

Sedangkan untuk otak orang yang berjalan lebih lambat, ujian MRI peserta selama penilaian terakhir menunjukkan bahwa otak mereka tampak sedikit lebih tua daripada otak orang yang berjalan cepat.

Hal ini dibuktikan oleh fakta bahwa mereka cenderung memiliki volume otak total yang lebih rendah, ketebalan kortikal rata-rata yang lebih rendah, area permukaan otak yang lebih sedikit, dan insiden "hiperintensitas" materi putih yang lebih tinggi. Ini merupakan lesi kecil yang terkait dengan penyakit pembuluh darah kecil di otak.

"Dokter tahu bahwa pejalan lambat berusia tujuh puluhan dan delapan puluhan cenderung meninggal lebih cepat daripada pejalan cepat yang seusia mereka," kata penulis senior Terrie E. Moffitt, profesor psikologi Universitas Nannerl O. Keohane di Universitas Duke, dan profesor perkembangan sosial di King's College London.

baca juga

"Tapi penelitian ini mencakup periode dari tahun-tahun prasekolah hingga paruh baya, dan menemukan bahwa berjalan lambat adalah tanda masalah puluhan tahun sebelum usia tua," jelasnya lagi.

Data ini berasal dari penilaian terbaru para peserta dalam apa yang disebut Studi Dunedin, sebuah studi berbasis populasi tentang orang-orang yang lahir antara tahun 1972 dan 1973 di Selandia Baru. Partisipan penelitian dalam penelitian ini telah diuji dan diukur sepanjang hidup mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Ingin Terlihat Tua? Batasi Konsumsi Gula dan Karbohidrat Olahan

Tidak Ingin Terlihat Tua? Batasi Konsumsi Gula dan Karbohidrat Olahan

Health | Kamis, 04 Maret 2021 | 07:39 WIB

Hilangnya Volume Lemak di Wajah Justru Bikin Terlihat Lebih Tua

Hilangnya Volume Lemak di Wajah Justru Bikin Terlihat Lebih Tua

Health | Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:00 WIB

Perhatikan Tanda Tubuh Menua Lebih Cepat, Begini Cara Mencegahnya!

Perhatikan Tanda Tubuh Menua Lebih Cepat, Begini Cara Mencegahnya!

Health | Senin, 22 Februari 2021 | 14:38 WIB

Terkini

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×