Jangan Asal Pilih, Ini Jenis Botol Susu yang Aman dan Baik untuk Bayi!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 17 Maret 2021 | 15:02 WIB
Jangan Asal Pilih, Ini Jenis Botol Susu yang Aman dan Baik untuk Bayi!
Botol susu bayi [shutterstock]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bayi baru lahir harus diberi air susu ibu (ASI) eksklusif selama 6 bulan pertama. Hal ini membantu membangun sistem kekebalannya dan mencegahnya terserang beberapa penyakit.

Tapi, ada beberapa ibu terpaksa harus memberi bayinya ASI atau susu dari botol karena berbagai alasan, seperti mengurus bisnis atau bekerja.

Tak ada yang bedanya antara bayi yang diberi ASI secara langsung dan melalui botol. Namun, banyak ibu baru mungkin kurang paham memilih jenis botol susu yang aman bagi bayi.

Dilansir dari Times of India, ada tiga jenis botol susu yang tersedia di pasaran, yakni botol kaca, plastik dan baja. Semua jenis botol ini memiliki pro dan kontranya masing-masing.

Botol plastik memang lebih ringan dan tidak mudah pecah. Tapi, kebanyakan orangtua menghindari plastik karena takut dengan mikroplastiknya.

Ilustrasi botol susu bayi (shutterstock)
Ilustrasi botol susu bayi (shutterstock)

Sedangkan, botol kaca tidak akan melarutkan bahan kimia apapun ke dalam susu atau formula. Botol kaca akan bertahan lama, tetapi ada risiko kerusakan atau pecah.

Ketiga, botol baja tergolong tidak beracun, ringan dan praktis. Tapi, banyak orangtua mungkin kurang terbiasa menggunakan botol baja untuk bayi.

Selain botol bayi, Anda juga pasti bingung memilih jenis dot yang terbaik untuk bayi. Ada dua jenis dot yang tersedia untuk botol bayi, yakni karet dan silikon.

Karet atau lateks yang lebih lembut adalah jenis dot yang harus sering diganti. Sedangkan, silikon lebih kencang dan tahan lama. Biasanya, dot silikon harus diganti setiap beberapa bulan.

baca juga

Kedua jenis dot untuk botol bayi itu bagus, tetapi itu juga tergantung yang disukai dan nyaman bagi bayi Anda. Satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah mencobanya.

Bahkan beberapa bayi mungkin memiliki alergi terhadap lateks atau karet dari dotnya. Sehingga, mereka hanya bisa menggunkan dot berbahan silikon.

Berapa kali harus mensterilkan botol dan dot bayi?

Anda tidak perlu mensterilkan botol dan bot bayi sebelum digunakan. Lakukan ini hanya ketika Anda baru saja membeli botol susu baru atau setelah bayi sakit.

Caranya, cukup masukkan botol dan dot secara terpisah ke dalam air mendidih selama 5 menit. Setelah itu, cuci bersih dengan air sabun dan bilas bersih.

Jika Anda harus memberi bayi susu botol yang usianya kurang dari 9 bulan, maka Anda harus mensterilkannya sebelum digunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hanya Bertahan 22 Hari, Bayi Tanpa Tempurung Asal Solo Meninggal

Hanya Bertahan 22 Hari, Bayi Tanpa Tempurung Asal Solo Meninggal

News | Rabu, 17 Maret 2021 | 13:40 WIB

Wanita Ngaku Hobi Nonton Film India saat Hamil, Paras Bayinya Jadi Sorotan

Wanita Ngaku Hobi Nonton Film India saat Hamil, Paras Bayinya Jadi Sorotan

Kalbar | Rabu, 17 Maret 2021 | 10:25 WIB

Selesai Tahun Depan, Moderna Uji Coba Vaksin Covid-19 pada Bayi & Anak

Selesai Tahun Depan, Moderna Uji Coba Vaksin Covid-19 pada Bayi & Anak

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 09:59 WIB

Terkini

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×