Pertama Kali, Bayi Baru Lahir Punya Antibodi Covid-19 Usai Ibunya Vaksinasi

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 29 Maret 2021 | 07:52 WIB
Pertama Kali, Bayi Baru Lahir Punya Antibodi Covid-19 Usai Ibunya Vaksinasi
Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)

Suara.com - Pertama kalinya, seorang bayi perempuan lahir di Florida Selatan sudah memiliki antibodi Covid-19. Ternyata, sang ibu yang merupakan pekerja medis di Florida Selatan telah mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Moderna ketika hamil 36 minggu.

Setelah 3 minggu suntik vaksin Covid-19 pertama dan sebelum menerima suntikan kedua, ia pun melahirkan bayi perempuannya tersebut. Karena itu, bayinya ikut mendapatkan perlindungan dari virus corona Covid-19 dan menjadi kabar menghebohkan.

Kasus ini pun didokumentasikan dalam studi oleh Paul Gilbert dan Chad Rudnick, yang keduanya seorang professor afiliasi di Florida Atlantic University. Menurut penelitiannya, antibodi terdeteksi segera setelah bayi lahir dan melalui analisis darah dari tali pusat serta antibodi terdeteksi lagi sebelum plasenta keluar.

"Kami telah menemukan bahwa antibodi SARS-CoV-2 IgG bisa terdeteksi dalam sampel darah tali pusat bayi baru lahir, setelah ibunya mendapatkan satu kali suntikan vaksin Moderna ketika hamil," kata para peneliti dikutip dari Health.

Dengan demikian, mereka berpikir bahwa ada potensi perlindungan dan pengurangan risiko infeksi virus corona Covid-19 dengan melakukan vaksinasi pada ibu hamil.

Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Bayi perempuan asal Florida ini pun diyakini menjadi bayi pertama di Amerika Serikat yang lahir dengan antibodi virus corona Covid-19. Amesh A. Adalja, ahli penyakit menular dan peneliti senior di Pusat Keamanan Kesehatan John Hopkins di Maryland, mengatakan antibodi adalah protein yang disintesis oleh sistem kekebalan terhadap sesuatu yang diidentifikasi sebagai benda asing.

Antibodi melapisi patogen seperti virus yang memfasilitasi pembersihan dari tubuh. Antibodi ini juga memblokir kemampuan patogen untuk mengikat reseptor pada sel dan sel-sel tertentu.

Sehingga virus tidak bisa menginfeksi tubuh. Antibodi juga cenderung bertahan di dalam tubuh dengan menawarkan perlindungan dari ancaman infeksi ulang virus yang sama.

Para ilmuwan sudah mengetahui bahwa ibu yang terinfeksi virus corona Covid-19 bisa mentransfer antibodi ke bayinya. Sementara, vaksin bisa membawa antibodi dari ibu ke bayi melalui plasenta.

Jadi, apakah ibu hamil harus vaksinasi?

Vaksinasi virus corona Covid-19 untuk ibu hamil memang menjadi perdebatan. Karena, ibu hamil tidak secara aktif terlibat dalam uji klinis vaksin Covid-19, termasuk vaksin Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson.

Jadi, ilmuwan belum ada gambaran keamanan dan kemanjuran vaksin Covid-19 untuk ibu hamil. Tapi bulan lalu, Pfizer mengumumkan telah meluncurkan uji coba skala besar pertama vaksinnya pada ibu hamil. Proses ini pun diharapkan bisa selesai pada awal 2023.

Sedangkan, Moderna belum memulai uji coba vaksinnya pada ibu hamil, tapi perusahaan telah membuat registri untuk melacak ibu hamil bisa mendapatkan suntikan vaksin.

Lalu, Johnson & Johnson mengatakan pihaknya berencana untuk melibatkan ibu hamil dan bayi dalam studinya lebih lanjut. Selain itu, mereka akan mengumpulkan data ibu hamil melalui registri mereka sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 30 Persen Kurang Efektif Lawan Virus Corona Afrika Selatan

Vaksin Covid-19 30 Persen Kurang Efektif Lawan Virus Corona Afrika Selatan

Health | Minggu, 28 Maret 2021 | 14:25 WIB

Pola Tidur Buruk Tingkatkan Risiko Infeksi Virus Corona Covid-19

Pola Tidur Buruk Tingkatkan Risiko Infeksi Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 28 Maret 2021 | 12:23 WIB

Penelitian Terbaru: Vaksin Covid-19 Lebih Kuat bagi Para Penyintas

Penelitian Terbaru: Vaksin Covid-19 Lebih Kuat bagi Para Penyintas

Tekno | Minggu, 28 Maret 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB