Gangguan Tiroid Banyak Dialami Wanita, Kenali Jenis dan Faktor Risikonya!

Arendya Nariswari | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 29 Maret 2021 | 12:53 WIB
Gangguan Tiroid Banyak Dialami Wanita, Kenali Jenis dan Faktor Risikonya!
Ilustrasi gangguan tiroid (Shutterstock)

Suara.com - Gangguan tiroid memiliki sejumlah gejala yang berbeda, tetapi tidak terbatas hanya pada penurunan atau peningkatan berat badan dan banyaknya rambut rontok.

Tiroid merupakan kelenjar yang melepaskan hormon, yang disebut triiodothyronine (T3) dan tiroksin (T4). Hormon ini mengatur berbagai fungsi tubuh, seperti metabolisme, berat badan, suhu tubuh, serta pertumbuhan rambut dan kuku.

Penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita, dan seringkali disebabkan oleh gangguan autoimun dan genetik.

"Jika orang tua Anda memiliki satu atau lebih dari kondisi tiroid autoimun ini, kemungkinan besar Anda memiliki masalah dengan tiroid juga," Melanie Goldfarb, ahli bedah endokrin dan direktur Pusat Tumor dan Gangguan Endokrin di Saint John's Cancer Institute.

Ilustrasi leher, tiroid (Pixabay/LUM3N)
Ilustrasi tiroid (Pixabay/LUM3N)

Berdasarkan Insider, ada dua jenis utama gangguan tiroid, yakni hipotiroidisme dan hipertiroidisme.

- Hipertiroidisme atau tiroid yang terlalu aktof seringkali disebabkan oleh kelainan autoimun yang disebut penyakit Grave, dimana tubuh memproduksi terlalu banyak T3/T4.

Goldfarb mengatakan penderita biasanya merasakan jantung berdegup kencang, berat badan turun atau tidak bisa menambahnya sama sekali, serta rambut rontok.

- Tiroid kurang aktif atau hipotiroidisme, berarti tiroid tidak menghasilkan cukup hormon.

"Tubuh Anda terasa melambat, berat badan bertambah, Anda bisa merasa dingin, kuku bisa rapuh. Kalau dipikir-pikir, rasanya tubuh melambat," jelas Goldfarb.

Ada beberapa faktor risiko masalah tiroid, meliputi:

  • Diabetes tipe satu
  • Kehamilan
  • Radiasi
  • Menjadi seorang wanita
  • Berusia lebih dari 60 tahun
  • Terlalu banyak konsumsi yodium dalam makanan
  • Tidak cukup yodium dalam makanan

Goldfarb mengatakan banyak kondisi tiroid yang kurang terdiagnosis dan karenanya tidak dapat diobati.

Namun, banyak gejala hiper atau hipotiroidisme tidak spesifik dan tumpang tindih dengan kondisi yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Covid-19 dapat Menyebabkan Peradangan Kelenjar Tiroid

Studi: Covid-19 dapat Menyebabkan Peradangan Kelenjar Tiroid

Health | Selasa, 23 Maret 2021 | 10:26 WIB

Studi: Pasien Covid-19 Bisa Alami Gangguan Tiroid

Studi: Pasien Covid-19 Bisa Alami Gangguan Tiroid

Health | Senin, 22 Maret 2021 | 16:59 WIB

Studi: Pasien Covid-19 Bisa Alami Peradangan Tiroid Tak Biasa

Studi: Pasien Covid-19 Bisa Alami Peradangan Tiroid Tak Biasa

Health | Senin, 22 Maret 2021 | 13:28 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB