Korban Covid-19 Membludak, Kuburan Tua di Brasil Kembali Dibuka

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 02 April 2021 | 18:27 WIB
Korban Covid-19 Membludak, Kuburan Tua di Brasil Kembali Dibuka
Ilustrasi kuburan tua. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah daerah pemakaman yang terbengkalai kembali digunakan pemerintah kota Sao Paulo di Brasil untuk menguburkan korban meninggal karena Covid-19.

Dilansir ANTARA, daerah kuburan tua di Vila Nova Cachoeirinha kembali difungsikan, setelah Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan 3.769 kematian pada Kamis (1/4) kemarin.

Relokasi jenazah adalah standar dalam operasi pemakaman, kata sekretaris kota yang bertanggung jawab atas layanan pemakaman, dalam sebuah pernyataan.

Tetapi itu telah mengambil urgensi baru karena Brasil menderita gelombang virus corona yang lebih buruk sejak pandemi dimulai lebih dari setahun yang lalu.

Bolivia mengumumkan pada Kamis bahwa mereka akan menutup perbatasannya ke Brasil, dengan alasan kekhawatiran atas varian baru penyakit yang terdeteksi di tetangganya yang lebih besar.

Sehari sebelumnya, lembaga biomedis Brasil, Butantan, mengatakan telah mendeteksi varian baru yang memiliki kesamaan dengan yang pertama kali terlihat di Afrika Selatan, yang tampaknya lebih kebal terhadap vaksin yang ada.

Varian Afrika Selatan lebih menular, seperti varian sebelumnya yang ditemukan di Brasil.

Chile juga menutup perbatasannya untuk semua orang asing pada Kamis, sambil memperketat penguncian, karena melampaui 1 juta kasus yang tercatat sejak dimulainya pandemi.

"Apa yang terjadi di Brasil adalah ancaman global," kata Jos Miguel Bernucci, sekretaris Asosiasi Medis Nasional Chile.

Baca Juga: Ibunda Menangis di Depan Kuburan Teroris Zakiah Aini: Allah Memanggilmu

"Menutup perbatasan tidak akan banyak membantu kami dengan varian yang sudah kami miliki di sini, tetapi dengan varian baru yang dapat terus kami buat."

Negara-negara di kawasan itu telah menyatakan keprihatinan bahwa Brasil adalah tempat berkembang biaknya varian baru, karena kasus melonjak dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro menolak untuk mendukung penggunaan masker dan penguncian.

Wabah Brasil adalah yang paling mematikan kedua di dunia setelah Amerika Serikat, dengan rata-rata sekitar 3.100 kematian dan 74.000 kasus baru per hari selama seminggu terakhir - tingkat yang terus meningkat sejak Februari.

Sao Paulo juga menggunakan penguburan larut malam untuk memenuhi permintaan, dengan kuburan resmi tetap buka hingga jam 10 malam.

Di pemakaman Vila Formosa, para pekerja dengan menggunakan masker dan perlengkapan pelindung penuh telah menggali deretan kuburan di bawah lampu dan bulan purnama minggu ini.

Kota Sao Paulo mencatat 419 penguburan pada Selasa, terbesar sejak pandemi dimulai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI