Suara.com - Tekanan darah tinggi menjadi salah satu penyakit yang diam-diam mematikan. Gejalanya yang tak begitu terlihat membuat banyak pasien tidak memahami bahwa tekanan darah sedang meningkat.
Padahal tekanan darah tinggi berbahaya karena bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit jantung. Oleh karena itu melansir dari Eat This, berikut adalah beberapa kebiasaan yang bisa menjaga tekanan darah tetap terkontrol, antara lain:
1. Tidur Cukup
Salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan orang untuk menurunkan tekanan darah mereka di siang hari adalah tidur nyenyak di malam hari.
“Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa ada korelasi antara kurang tidur dan hipertensi. Contoh ekstrem yang disadari kebanyakan orang adalah bahwa penderita apnea tidur hampir selalu memiliki tekanan darah tinggi," kata Sheldon Zablow, MD.
2. Turunkan Asupan Natrium
Pembatasan natrium tidak boleh lebih dari 2,3 gram setiap hari dianjurkan untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi.
"Ketika rata-rata orang Amerika mengonsumsi sekitar 8-10 gram setiap hari, tekanan darah mereka tidak akan terkontrol dengan baik, tidak peduli berapa banyak cokelat yang mereka makan atau teh yang mereka minum," kata kata Robert Greenfield, MD, Direktur Medis Kardiologi Non-Invasif & Rehabilitasi Jantung di MemorialCare Heart & Vascular Institute di Orange Coast Medical Center.
3. Aktif Secara Fisik
Aktif secara fisik juga bisa berpengaruh pada kontrol tekanan darah.
"Latihan aerobik dinamis, seperti jalan cepat, berenang dan bersepeda telah dipelajari paling ekstensif dan telah terbukti mengurangi tekanan darah sistolik sebanyak 7 mmHg," kata kata Lisa Ravindra, MD, FACP.
“The American Heart Association merekomendasikan setidaknya 150 menit per minggu aktivitas aerobik intensitas sedang,” imbuhnya.
4. Batasi Konsumsi Alkohol
Beberapa penelitian telah menunjukkan konsumsi alkohol yang berlebihan dikaitkan dengan pengembangan tekanan darah tinggi kronis.
"Pedoman merekomendasikan tidak lebih dari 1 minuman per hari untuk wanita dan 2 minuman per hari untuk pria," kata Dr. Ravindra.