AstraZeneca Menangguhkan Uji Coba Klinis Vaksin Covid-19 pada Anak-anak

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Rabu, 07 April 2021 | 09:06 WIB
AstraZeneca Menangguhkan Uji Coba Klinis Vaksin Covid-19 pada Anak-anak
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Uji coba vaksin AstraZeneca Covid-19 pada anak-anak dihentikan sementara selama regulator obat-obatan Inggris menyelidiki kemungkinan adanya hubungan dengan pembekuan darah langka pada orang dewasa.

Ilmuwan dari Universitas Oxford Andrew Pollard mengatakan uji klinis tidak mengalami masalah apa pun, tetapi mereka sedang menunggu informasi lebih lanjut tentang kasus tersebut.

"Kami menunggu informasi tambahan dari MHRA (Medicines and Healthcare Products Regulatory Agency) tentang peninjauan kasus langka trombosis atau trombositopenia yang telah dilaporkan pada orang dewasa, sebelum memberikan vaksinasi lebih lanjut dalam uji coba," jelas Pollard, dilansir BBC, Rabu (7/4/2021).

Penangguhan dilakukan setelah seorang pejabat European Medicines Agency (EMA), dalam kapasitas pribadi, mengatakan tampaknya ada hubungan antara vaksinasi dengan pembekuan darah langka.

Ilmuwan berharap EMA dan regulator Inggris, MHRA, dapat memperbarui informasi dalam beberapa hari mendatang. EMA mengatakan komite keamanannya belum sampai pada kesimpulan dan saat ini sedang peninjauan.

Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)
Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)

MHRA pun sedang menyelidiki laporan kasus jenis bekuan darah langka, trombosis sinus vena serebral (CVST), yang dialami 30 orang dari 18,1 juta dosis vaksin yang diberikan hingga 24 Maret lalu. Ada tujuh kematian di antara 30 kasus tersebut.

Uji coba vaksin AstraZeneca-Oxford pada anak-anak ini telah dimulai sejak Februari. Tujuannya untuk menilai apakah suntikan menghasilkan respons imun yang kuat pada anak usia enam hingga 17 tahun.

Di sisi lain, Perdana Menteri Boris Johnson mendorong masyarakatnya untuk tetap mendapatkan vaksin Covid-19 AstraZeneca ini.

MHRA juga mengatakan bahwa vaksin ini masih lebih besar daripada risikonya.

baca juga

"Pada vaksin Oxford-AstraZeneca, hal terbaik yang harus dilakukan adalah mendengarkan apa yang dikatakan MHRA, regulator kami," kata Johnson selama kunjungan ke pabrik manufaktur AstraZeneca di Macclesfield, Cheshire, Selasa (6/4/2021) kemarin.

Menurut Johnson, hal terbaik yang dapat dilakukan sekarang adalah memvaksinasi seluruh populasi Inggris.

"Itu kunci utamanya dan itulah yang akan saya anjurkan, nomor satu," pungkas Johnson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Tanjungpinang Demam Setelah Divaksin AstraZeneca, Kadis: Tak Apa-apa

Warga Tanjungpinang Demam Setelah Divaksin AstraZeneca, Kadis: Tak Apa-apa

News | Rabu, 07 April 2021 | 04:00 WIB

Terimbas Pembatasan Ekspor, Australia Kekurangan Stok Vaksin AstraZeneca

Terimbas Pembatasan Ekspor, Australia Kekurangan Stok Vaksin AstraZeneca

Health | Selasa, 06 April 2021 | 23:36 WIB

Banyak Warga Tanjungpinang Demam Usai Divaksin AstraZeneca, Ini Kata Dinkes

Banyak Warga Tanjungpinang Demam Usai Divaksin AstraZeneca, Ini Kata Dinkes

Batam | Selasa, 06 April 2021 | 20:59 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

×