Guru Sudah Divaksin, Emang Jamin Siswa Enggak Tertular Covid-19?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 09 April 2021 | 07:10 WIB
Guru Sudah Divaksin, Emang Jamin Siswa Enggak Tertular Covid-19?
Ilustrasi - Kegiatan belajar-mengajar tatap muka di sekolah dasar negeri (SDN) Pademangan Barat 11 pada Rabu (7/4/2021). (ANTARA/ HO-Kominfotik Jakarta Utara).

Suara.com - Pemerintah mewajibkan sekolah yang akan melakukan sekolah tatap muka untuk lebih dulu berikan vaksin Covid-19 kepada selutuh guru dan tenaga pendidik.

Tetapi apakah aturan itu bisa melindungi para siswa dari paparan virus corona?

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan bahwa potensi penularan Covid-19 masih berisiko terjadi di sekolah meski para guru sudah divaksinasi.

"Melindungi guru tersebut iya, tapi kalau potensi menularkan mungkin masih ada. Itulah kenapa sekolah dilarang. Kalau misalnya potensi menularkan bisa dicegah, ya otomatis pasti sudah dibuka aja. Permasalahannya kan potensi menularkan jelas masih ada," kata anggota IDAI dr. Lucia Nauli Simbolon, Sp.A., saat dihubungi suara.com, Kamis (8/4/2021).

Murid kelas 5 SDN 3 Palmerah, Jakarta Barat, Fajar saat perdana masuk sekolah lagi. (Suara.com/Stephanus Aranditio)
Murid kelas 5 SDN 3 Palmerah, Jakarta Barat, Fajar saat perdana masuk sekolah lagi. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Dokter Lucia menjelaskan bahwa vaksin bersifat personal. Sehingga perlindungan hanya berlaku pada penerima vaksin tersebut dan masih berpotensi menularkan virus. Oleh sebab itu, IDAI meminta agar orangtua harus memastikan anak-anak disiplin menjalankan protokol kesehatan jika melakukan sekolah tatap muka.

"Prokes tetap harus dijaga. Kemudian pelacakan kalau ada kasus positif bagaimana. Siap enggak nantinya kalau ada (kasus) positif, (sekolah) akan buka tutup seperti halnya yang terjadi di luar negeri," katanya.

Orangtua tidak perlu melakukan pemeriksaan swab secara rutin untuk memastikan anak tidak terpapar Covid-19. Tetapi, dokter Lucia mengingatkan, jika terlacak anak melakukan kontak dekat dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka sangat disarankan untuk melakukan tes swab PCR.

"Kalau misalnya ada riwayat kontak ya baiknya swab antigen paling tidak. Tapi kalau sudah kontak dengan yang positif Covid, harus swab PCR. Karena sekarang yang lebih sering swab antigen negatif, tapi swan PCR positif," ucapnya.

Terkait kemungkinan gejala Covid-19, dr. Lucia mengatakan bahwa kondisi tubuh yang terjadi sangat beragam. Karena itu, pe tingnya melakukan tes swab PCR untuk memastikan apakah anak telah terpapar atau tidak.

baca juga

"Bisa ada demam, bisa jadi batuk, pilek, atau juga misalnya nyeri perut seperti diare. Jadi gejalanya ke seluruh sistem tubuh dan tidak hanya di saluran napas saja," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Sri Mulyani Minta Akses Vaksin Harus Adil dan Terjangkau

Menkeu Sri Mulyani Minta Akses Vaksin Harus Adil dan Terjangkau

News | Kamis, 08 April 2021 | 19:52 WIB

Banyak Siswa Tak Diizinkan Sekolah PTM, Wagub DKI: Nanti Orang Tua Mengerti

Banyak Siswa Tak Diizinkan Sekolah PTM, Wagub DKI: Nanti Orang Tua Mengerti

News | Kamis, 08 April 2021 | 18:49 WIB

Spanyol Batasi Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bagi Lansia, Mengapa?

Spanyol Batasi Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bagi Lansia, Mengapa?

Health | Kamis, 08 April 2021 | 18:45 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×