Studi: Diet Keto Dapat Membantu Menyembuhkan Pecandu Alkohol, Kok Bisa?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 14 April 2021 | 18:59 WIB
Studi: Diet Keto Dapat Membantu Menyembuhkan Pecandu Alkohol, Kok Bisa?
Ilustrasi pecandu alkohol (thinkstock)

Suara.com - Pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat atau diet keto ternyata dapat membantu meringankan efek samping penarikan alkohol pada pecandu alkohol.

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism mengamati 33 pria dan wanita sehat dengan gangguan konsumsi alkohol saat mereka tidak minum alkohol selama tiga minggu.

Lebih dari separuh kelompok ditugaskan untuk menjalani diet keto, dengan 80% kalori hariannya berasal dari lemak dan 5% dari karbohidrat. Sisa pesertanya menjalani pola makan Amerika biasanya.

Kedua kelompok diberi obat sesuai kebutuhan untuk membantu gejala penarikan alkohol, yang dapat mencakup kecemasan, gemetar, mual, berkeringat, demam, dan insomnia.

Dua hari setelah memulai penelitian, peserta yang menjalani diet keto membutuhkan lebih sedikit obat untuk mengelola gejala mereka daripada kelompok kontrol. Mereka juga lebih sedikit mengidam alkohol.

Diet keto (Pixabay/zuzyusa)
Diet keto (Pixabay/zuzyusa)

Diet dapat mengurangi peradangan dan menstabilkan kembali kimiawi otak pecandu alkohol

Dilansir Insider, penelitian sebelumnya menunjukkan ketika orang banyak minum alkohol, otak mereka tidak terlalu bergantung pada glukosa, atau gula, sebagai sumber energi, yang dapat menyebabkan gejala parah.

Pada diet keto, mengurangi karbohidrat menyebabkan keadaan ketosis, saat tubuh membakar lemak sebagai bahan bakar. Ini mendorong hati untuk memproduksi tubuh keton, sumber bahan bakar khusus yang dibuat dari asam lemak.

Tubuh keton tersebut mirip dengan yang digunakan otak sebagai bahan bakar selama ketergantungan alkohol.

Keton yang ada di otak selama 'masa tenang' dapat menjelaskan mengapa pacandu alkohol mengalami gejala penarikan yang tidak terlalu parah selama dalam diet keto.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat bagimana diet ini dapat digunakan secara lebih luas dalam membantu orang pulih dari masalah kecanduan alkogol dan apakah manfaatnya jangka panjang.

Jika hasilnya baik, diet keto bisa menjadi tambahan dalam perawatan untuk gangguan penyalahgunaan alkohol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Coba Diet Keto, Cari Tahu Dulu 3 Risikonya

Ingin Coba Diet Keto, Cari Tahu Dulu 3 Risikonya

Health | Kamis, 01 April 2021 | 18:10 WIB

Diet Keto Disebut Pola Makan Sehat Terburuk, Begini Penjelasannya

Diet Keto Disebut Pola Makan Sehat Terburuk, Begini Penjelasannya

Health | Rabu, 06 Januari 2021 | 07:00 WIB

Meski Populer, Diet Keto Dinobatkan Sebagai Diet Terburuk 2021

Meski Populer, Diet Keto Dinobatkan Sebagai Diet Terburuk 2021

Lifestyle | Selasa, 05 Januari 2021 | 13:09 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB