Baru Lagi, Vaksin AstraZeneca Diduga Sebabkan Pembengkakan Wajah

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 14 April 2021 | 19:49 WIB
Baru Lagi, Vaksin AstraZeneca Diduga Sebabkan Pembengkakan Wajah
Ilustrasi virus corona Covid-19, Vaksin Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Belakangan, pembekuan darah sring disebut sebagai efek samping suntik vaksin AstraZeneca. Kini, vaksin AstraZeneca ini juga disebut menyebabkan efek samping orofacial, termasuk pembengkakan wajah atau kelumpuhan wajah.

Seorang wanita telah menceritakan efek samping yang dialaminya setelah suntik vaksin AstraZeneca pertama. Ia mengalami pembengkakan pada wajah. Efek samping orofacial ini bisa jadi merupakan efek samping dari vaksin Covid-19 yang belum diketahui.

Karena pembengkakan pada wajahnya itu, wanita asal Skotlandia ini tidak bisa makan atau tidur akibat efek samping parah usia suntik vaksin AstraZeneca pada Maret 2021 lalu.

Wanita bernama Liz Matheson, dari Dumfries dan Galloway mengalami kecatatan pada wajah dan ruam terbakar yang merupakan reaksi alergi langka dari vaksin Covid-19.

Matheson pun sempat khawatir akan mengalami cacat wajah permanen akibat efek samping langka tersebut. Sebab, wajahnya membengkak cukup besar, seperti berukuran dua kali lipat.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Tak hanya itu, ia juga mengalami ruam yang menyakitkan dan terbakar di pergelangan tangan langsung setelah suntikan pertama vaksin AstraZeneca. Kemudian, ruam itu menyebar ke sikunya selama 3,5 minggu.

Saat itu pula Matheson mulai berpikir kembali mengenai suntikan kedua vaksin AstraZeneca. Ia mengaku takut untuk melakukan vaksinasi lagi, karena khawatir wajahnya semakin terluka atau cacat permanen.

"Malam itu, awalnya lengan saya sedikit sakit dan tidak nyaman. Esok paginya, wajah saya membengkak dua kali lipat dan terasa sangat panas. Saya merasa seperti telah memasukkan kepala ke dalam oven hingga terbakar. Saya tidak bisa menahan panasnya," kata Matheson dikutip dari Express.

Matheson sempat berpikir bahwa pembengkakan wajahnya hanya terjadi sementara, tai ternyata itu masih berkelanjutan di hari berikutnya. Bahkan ia sampai kesulitan makan karena kondisinya.

baca juga

Penelitian di US National Library of Medicine National Institutes of Health pun sedang berusaha menyelidiki orofacial sebagai efek samping vaksin Covid-19.

Karena, efek samping terkait vaksin Covid-19 memang bisa bermanifestasi di rongga mulut dan daerah orofacial. Sehingga, tujuan penelitian ini untuk membandingkan efek sampai orofacial dari dua vaksin Covid-19 yang telah disetujui resmi.

Sejauh ini, hasil penelitian menunjukkan ada dua jenis vaksin Covid-19 yang bisa menyebabkan efek samping orofacial. Meskipun jarang terjadi, efek samping ini bisa berupa kelumpuhan wajah perifer akut (Bell's Palsy), pembengkakan wajah, bibir atau lidah yang terkait dengan anafilaksis.

Dr Nicola Cirillo dari Melbourne Dental School di University of Melbourne, Australia pun menemukan Bell's Palsy sebagai efek samping orofasial local vaksin Covid-19 yang terjadi pada pasien di AS dan Kanada.

"Ketika pasien dengan filler dermatologis diberikan vaksin Moderna, terjadi pembengkakan pada wajah," jelas Dr Nicola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri

Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:50 WIB

5 Efek Samping Makanan Bersantan untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diwaspadai

5 Efek Samping Makanan Bersantan untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diwaspadai

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 09:03 WIB

Vaksin Campak Apakah Bikin Demam? Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya

Vaksin Campak Apakah Bikin Demam? Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 21:52 WIB

Bukan Cuma Bikin Melek, Ini 6 'Sisi Gelap' Kopi yang Jarang Kamu Sadari

Bukan Cuma Bikin Melek, Ini 6 'Sisi Gelap' Kopi yang Jarang Kamu Sadari

Your Say | Senin, 24 November 2025 | 09:27 WIB

Jangan Makan Mi Instan Mentah! Ini 5 Bahaya Tersembunyi yang Jarang Diketahui

Jangan Makan Mi Instan Mentah! Ini 5 Bahaya Tersembunyi yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Selasa, 02 September 2025 | 13:17 WIB

Botox Bikin Mulus Wajah, Tapi Hati-Hati Ini Efek Samping yang Harus Kamu Ketahui

Botox Bikin Mulus Wajah, Tapi Hati-Hati Ini Efek Samping yang Harus Kamu Ketahui

Lifestyle | Selasa, 26 Agustus 2025 | 15:18 WIB

Gugatan Suplemen Blackmores di Australia: Ahli Farmasi Unpad Ingatkan Bahaya Vitamin B6 Dosis Tinggi

Gugatan Suplemen Blackmores di Australia: Ahli Farmasi Unpad Ingatkan Bahaya Vitamin B6 Dosis Tinggi

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 12:51 WIB

Suka Sarapan Oatmeal Setiap Hari? Ketahui 5 Efek Sampingnya yang Jarang Diketahui

Suka Sarapan Oatmeal Setiap Hari? Ketahui 5 Efek Sampingnya yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:46 WIB

Dokter Tompi Wanti-Wanti soal Infus Whitening, Ketahui Apa Saja Efek Sampingnya

Dokter Tompi Wanti-Wanti soal Infus Whitening, Ketahui Apa Saja Efek Sampingnya

Lifestyle | Senin, 21 April 2025 | 20:19 WIB

Fakta Mengejutkan Efek Samping Pare untuk Diabetes yang Jarang Diketahui

Fakta Mengejutkan Efek Samping Pare untuk Diabetes yang Jarang Diketahui

Health | Kamis, 17 April 2025 | 12:45 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×