Tak Perlu Ke Panti Jompo, Begini Cara Rawat Lansia di Rumah Meski Sibuk

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 18 April 2021 | 13:27 WIB
Tak Perlu Ke Panti Jompo, Begini Cara Rawat Lansia di Rumah Meski Sibuk
Ilustrasi. (Sumber: Shuttertsock)

Suara.com - Banyak orang tua ata lansia kerap sedih ketika mereka harus dirawat dan dititipkan ke panti jompo. Banyak yang merasa mereka dibuang dan ditelantarkan.

Tapi, kini ada cara untuk bisa tetap merawat orang tua di rumah dengan layanan home care. Layanan perawatan di rumah yang kini sedang populer di masyarakat ini merupakan salah satu solusi yang banyak dicari orang khususnya penduduk perkotaan.

Terlebih untuk mereka yang memiliki tuntutan pekerjaan sehingga kurang memiliki waktu untuk memberikan perawatan dan perhatian kepada anggota keluarga yang sakit atau yang sudah lanjut usia.

Layanan Home Care sendiri sudah banyak diaplikasikan di negara-negara maju seperti Singapura & Jepang. Namun kini layanan tersebut juga tengah populer di Indonesia, salah satunya adalah Insan Medika sebagai pelopor layanan home care digital di Indonesia.

Insan Medika sendiri fokus pada layanan live-in atau perawatan pasien selama 24 jam stand by di rumah. Adapun sebagian besar yang dirawat adalah orang tua atau lansia dengan alzheimer dan dementia serta pasien degeneratif lainnya.

Dalam keteragannya, Minggu (18/4/2021), Try Wibowo, mengatakan bahwa  alih-alih menitipkan orang tua mereka di panti Jompo, orang lebih suka mencari perawat yang bisa menemani dan merawat orang tua 24 jam di rumah sendiri karena dengan tinggal di rumah sendiri mereka akan merasa lebih dekat dengan keluarga.

Menurut data Survei Sensus Ekonomi Nasional BPS pada bulan Maret 2020, persentase penduduk lansia mencapai 9,78 persen. Naik dibandingkan dengan tahun 2010 yang sebesar 7,59% berarti permintaan akan layanan home care akan terus meningkat kedepannya.

Selain layanan home care untuk Lansia, Insan Medika juga memiliki layanan untuk merawat orang sakit atau pasien pasca sakit di rumah atau selama perawatan di RS. Semuanya tinggal 24 jam jadi perawat bisa mengawasi pasien dengan maksimal.

Untuk biaya, Insan Medika mematok tarif bulanan mulai 4 juta per bulan untuk pasien lansia tanpa sakit, 5 juta per bulan untuk pasien dengan kondisi sakit/ pasca sakit serta 6 juta untuk pasien paliatif atau yang menggunakan bantuan alat medis.

Adapun untuk biaya admin pengambilan menyesuaikan dengan lama kontrak, biasanya pengguna jasa ambil perawat selama 1 bulan, 3 bulan atau 6 bulan dan bisa diperpanjang. Selain itu, Insan Medika juga menyediakan layanan harian atau infal.

Untuk SDM sendiri Insan Medika merekrut perawat atau caregiver dengan latar belakang pendidikan kesehatan seperti SMK Kesehatan hingga Diploma atau Sarjana Keperawatan baik yang telah memiliki STR maupun belum memiliki STR.

Namun kini Insan Medika juga membuka kursus dan pelatihan caregiver yang ditujukan untuk semua lulusan SMA sederajat untuk disalurkan kerja menjadi caregiver atau perawat lansia dengan durasi pelatihan 1 bulan penuh di asrama. Namun lulusan kursus pelatihan ini hanya ditempatkan untuk merawat lansia tidak sakit.

Untuk lansia atau pasien yang sakit Insan Medika tetap merekrut caregiver atau perawat lulusan sekolah SMK kesehatan dan Diploma perawat. Selama pandemi ini Try menjelaskan jika permintaan perawat home care terbilang relatif masih banyak khususnya pada saat menjelang lebaran nanti. Salah satu strategi Insan Medika dalam menarik konsumen adalah dengan memberikan garansi penukaran perawat tanpa ada batas waktu.

Untuk mendapat layanan ini, calon pengguna jasa bisa langsung akses ke website Insan Medika dan menghubungi via telepon, lalu memilih perawat sesuai dengan kebutuhan.

Setelah itu, pengguna jasa akan dihubungi untuk bisa langsung wawancara dengan calon perawat menggunakan video call tanpa harus datang ke kantor. Seluruh Perawat Insan Medika sendiri sudah menjalani cek kesehatan seperti rapid test atau test antigen sebelum disalurkan ke pengguna jasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Ingatkan Pemda Prioritaskan Vaksinasi Lansia Jelang Lebaran

Menkes Ingatkan Pemda Prioritaskan Vaksinasi Lansia Jelang Lebaran

News | Minggu, 18 April 2021 | 12:49 WIB

Hidup Sebatang Kara, Mak Elin Ditolak Masuk Panti Jompo Gara-gara Ini

Hidup Sebatang Kara, Mak Elin Ditolak Masuk Panti Jompo Gara-gara Ini

Jabar | Minggu, 18 April 2021 | 04:38 WIB

Kabar Baik, Warga Tangerang Berusia 102 Tahun Sukses Divaksinasi Tanpa KIPI

Kabar Baik, Warga Tangerang Berusia 102 Tahun Sukses Divaksinasi Tanpa KIPI

Banten | Sabtu, 17 April 2021 | 17:55 WIB

Terkini

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB