Temuan Baru, Anjing Bisa Cium Bau Virus Corona Covid-19 Lewat Urine

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 22 April 2021 | 08:00 WIB
Temuan Baru, Anjing Bisa Cium Bau Virus Corona Covid-19 Lewat Urine
Ilustrasi anjing (shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi telah menemukan bahwa anjing yang terlatih bisa mengendus SARS-CoV-2 atau virus corona Covid-19 dalam sampel urine dengan tingkat akurasi 95 persen.

Bukan berarti keahlian anjing ini akan menyingkirkan metode swab hidung untuk mendeteksi virus corona Covid-19 dari sampel droplet. Tes virus corona mengandalkan anjing ini masih cukup dini jika ingin digunakan sebagai alat tes Covid-19.

Karena, anjing hanya bisa membedakan antara hasil positif dan negatif dari sampel yang telah mereka latih. Anjing akan gagal mendeteksi virus corona Covid-19 bila diberikan sampel baru.

Sebelumnya, anjing memang hewan yang mampu mengendus aroma spesifik untuk berbagai jenis penyakit. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 juga memiliki ciri kuat yang bisa dideteksi anjing melalui sampel air liur dan keringat.

Faktanya dilansir dari Fox News, anjing telah dikerahkan untuk mendeteksi virus corona Covid-19 di bandara Dubai. Tapi, masih belum diketahui anjing bisa mendeteksi virus corona dalam sampel urine, yang mana jumlah virus corona biasanya lebih rendah.

Anjing dan kucing. (Unsplash.com)
Anjing dan kucing. (Unsplash.com)

Pertama-tama, peneliti melatih 8 anjing Labrador retriever dan 1 anjing Belgian Malinois untuk mengenali aroma zat sintetis yang dikenal sebagai senyawa deteksi universal (UDC), yakni bau yang tidak ditemukan secara alami di lingkungan.

Para peneliti menempatkan senyawa itu di salah satu dari 12 port dan memberi hadiah kepada anjing itu setiap kali mereka bereaksi terhadap pelabuhan yang berisi UDC.

Setelah anjing belajar tentang gambar UDC, para peneliti menggunakan roda aroma untuk melatih reaksi terhadap sampel urine yang diambil dari pasien positif virus corona Covid-19.

Sampel diambil dari tujuh orang yang dites positif SARS-CoV-2, yakni dua orang dewasa dan lima anak-anak. Mereka juga melibatnya sampel dari 6 anak yang negatif virus corona Covid-19.

Para peneliti menemukan bahwa setelah tiga minggu pelatihan, semua anjing dapat mengidentifikasi sampel SARS-CoV-2 positif dengan akurasi rata-rata 96 persen.

SARS-CoV-2 positif dengan akurasi rata-rata 96 persen, yang artinya hamil tidak ada hasil positif palsu. Tetapi, sensitivitas keseluruhan adalah 68 persen, yang berarti ada beberapa negatif palsu.

Penyebab sensitivitas yang lebih rendah kemungkinan cara peneliti melakukan pengujian ketat. Jika anjing melewati salah satu port dengan sampel positif satu kali tanpa menanggapi, Artinya itu gagal.

"Penelitian yang melibatkan anjing ini bukanlah hal sederhana. Anjing harus spesifik dalam mendeteksi bau infeksi, tetapi mereka juga harus menggeneralisasi bau latar belakang orang yang berbeda-beda," kata Cynthia Otto, direktur Pusat Anjing Pekerja Kedokteran Hewan Universitas Pennsylvania.

Jadi, anjing-anjing itu juga cukup berjuang keras dalam mengenali bau. Karena, anjing cenderung membedakan antara aroma pasien yang Sebenarnya dan bukan status infeksinya.

Selain itu, anjing juga bingung dengan sampel dari pasien Covid-19 yang baru saja pulih, tetapi memiliki hasil tes negatif. Dalam penelitian selanjutnya, peneliti harus melatih anjing pada sampel yang beragam dan tidak berulang kali menguji anjing pada sampel dari individu yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Gejala Umum Varian Baru Virus Corona India, Salah Satunya Sesak Napas!

6 Gejala Umum Varian Baru Virus Corona India, Salah Satunya Sesak Napas!

Health | Rabu, 21 April 2021 | 08:09 WIB

Belum Ada Perda, Pemkot Solo Tidak Bisa Menindak Perdagangan Daging Anjing

Belum Ada Perda, Pemkot Solo Tidak Bisa Menindak Perdagangan Daging Anjing

Surakarta | Selasa, 20 April 2021 | 16:49 WIB

Update 20 April: Warga Indonesia Positif Covid Kini Tembus 1.614.849 Orang

Update 20 April: Warga Indonesia Positif Covid Kini Tembus 1.614.849 Orang

News | Selasa, 20 April 2021 | 16:06 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB