Update Covid-19: Rekor Lagi, Kasus Baru di India Capai 300 Ribu per Hari

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 22 April 2021 | 09:56 WIB
Update Covid-19: Rekor Lagi, Kasus Baru di India Capai 300 Ribu per Hari
Ilustrasi Covid-19. (Suara.com/Eko Faizin)

Suara.com - Penularan Covid-19 paling parah masih terjadi di India. Selama hampir satu bulan, laporan kasus harian terbanyak terus didominasi India. Update Covid-19 global hari ini, Kamis (22/4), negara itu pecah rekor lagi untuk kesekian kalinya, dengan laporan infeksi harian mencapai 315.802 kasus. Angka tersebut bahkan terbanyak selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Dalam 24 jam terakhir, hampir setengah kasus baru Covid-19 Dunia disumbangkan oleh India. Dikutip dari situs worldometers.info, penambahan infeksi harian secara global tercatat 875.035 kasus.

Perdana Menteri India Narendra Modi, menggambarkan situasi lonjakan kasus Covid-19 di negaranya sebagai 'tsunami'. Beberapa ahli menyebut tsunami Covid-19 itu disebabkan varian virus corona baru yang dikenal sebagai B.1.617 yang terdeteksi di India.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), varian tersebut muncul pada akhir 2020. Para pejabat WHO menyebut varian itu sebagai "mutan ganda". Pertama kali dilaporkan ke publik pada 24 Maret 2020, ketika telah ditemukan lebih dari 200 sampel di negara bagian Maharashtra, India.

Ahli epidemiologi mengatakan, istilah "mutan ganda" mengacu pada varian yang sama sekali baru yang memiliki karakteristik dari dua varian yang sudah diidentifikasi. Dalam varian B.1.617, ini adalah mutasi E484Q dan L452R.

Menurut BBC, mutasi L452R teridentifikasi pada varian dari California, sedangkan mutasi E484Q mirip dengan mutasi yang ditemukan pada varian Brasil dan Afrika Selatan.

Kepala teknis WHO Dr Maria Van Kerkhove menyatakan bahwa varian mutan ganda tersebut mengkhawatirkan. Terlebih setelah ada laporan dari beberapa negara yang juga menemukan kasus Covid-19 dengan virus mutan ganda tersebut.

“Memiliki dua mutasi ini, yang telah terlihat pada varian lain di seluruh dunia, mengkhawatirkan karena ada kesamaan dalam mutasi ini yang meningkatkan penularan. Beberapa dari mutasi ini mengakibatkan berkurangnya netralisasi yang mungkin berdampak pada tindakan medis, termasuk vaksin," kata Maria.

Akibat lonjakan penularan virus corona yang tengah terjadi, per Kamis (22/4) pukul 07.15 WIB, total kasus Covid-19 diseluruh dunia telah mencapai 144,41 juta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Asia Catat Lonjakan Kasus Terparah

Update Covid-19 Global: Asia Catat Lonjakan Kasus Terparah

Health | Rabu, 21 April 2021 | 09:47 WIB

Update Covid-19 Global: Ada 5,2 Juta Orang Terinfeksi Corona dalam Sepekan

Update Covid-19 Global: Ada 5,2 Juta Orang Terinfeksi Corona dalam Sepekan

Health | Senin, 19 April 2021 | 09:35 WIB

Update Covid-19 Global: Kasus Naik, Sistem Kesehatan India Hampir Tumbang

Update Covid-19 Global: Kasus Naik, Sistem Kesehatan India Hampir Tumbang

Health | Minggu, 18 April 2021 | 11:14 WIB

Terkini

Dukcapil DKI: WNA di Jakarta Wajib Ber-SKTT dan Alamatnya Terverifikasi

Dukcapil DKI: WNA di Jakarta Wajib Ber-SKTT dan Alamatnya Terverifikasi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:26 WIB

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:26 WIB

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

Belum Penuhi Syarat Free Float, EPMT Berpeluang Di-delisting

Belum Penuhi Syarat Free Float, EPMT Berpeluang Di-delisting

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:15 WIB

Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya

Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2026 | 15:15 WIB

Viva Vitamin C Collagen Serum Dipakai Kapan? Ini Waktu dan Cara Pakainya

Viva Vitamin C Collagen Serum Dipakai Kapan? Ini Waktu dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:13 WIB

Pemerintah Tunggu Surpres RUU Migas, SKK Migas Bisa Berubah

Pemerintah Tunggu Surpres RUU Migas, SKK Migas Bisa Berubah

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:09 WIB

ICRC Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Demi Mencegah Bencana Kemanusiaan Parah

ICRC Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Demi Mencegah Bencana Kemanusiaan Parah

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:08 WIB

Geger Keracunan MBG, BGN dan Pemkab Pati Evaluasi 172 Dapur SPPG

Geger Keracunan MBG, BGN dan Pemkab Pati Evaluasi 172 Dapur SPPG

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2026 | 15:08 WIB

×