Update Covid-19 Global: Asia Catat Lonjakan Kasus Terparah

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 21 April 2021 | 09:47 WIB
Update Covid-19 Global: Asia Catat Lonjakan Kasus Terparah
Naga Sadhus, atau pria suci Hindu berenang di sungai Gangga saat Shahi Snan pada "Kumbh Mela", atau Pitcher Festival, di tengah mewabahnya virus corona (COVID-19), di Haridwar, India, Senin (12/4/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui/FOC/djo

Suara.com - Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia WHO kasus infeksi virus corona meningkat di seluruh wilayah di dunia kecuali Eropa.

India menjadi negara dengan peningkatan kasus Covid-19 tertinggi di dunia hingga diibaratkan sebagai tsunami Covid-19. Lebih dari sepekan terakhir, India terus melaporkan infeksi baru lebih dari 200 ribu kasus setiap hari.

Dikutip dari situs worldometers, laporan India hari ini tercatat ada 294.290 kasus baru, atau menyumbang setengah dari total infeksi baru di Asia. Secara global, penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 821.505 kasus.

Infeksi baru dalam 24 jam terakhir paling banyak terjadi di Asia dengan jumlah 446.237 kasus. Selain India, Turki juga tengah alami lonjakan kasus dengan melaporkan 61.028 infeksi, sedikit lebih banyak dari laporan Amerika Serikat (60.282 kasus).

Sejumlah negara di Asia khawatir dengan lonjakan kasus yang terjadi di India. Dikutip dari Bloombergh, Singapura bahkan mengurangi izin masuk untuk pelancong dari India. 

Sementara Kementerian Kesehatan dan Olahraga Myanmar memperingatkan warganya untuk mencegah kemungkinan gelombang ketiga wabah virus corona dengan mengikuti tindakan pencegahan secara ketat.

Peringatan itu muncul ketika kasus meningkat tajam di India dan Thailand, sementara testing di Myanmar telah menurun sejak kudeta awal tahun ini.

Di Jepang, pemerintah otoritas Tokyo dan Osaka akan meminta pemerintah pusat untuk mengumumkan keadaan darurat. Tindakan itu sebagai upaya menahan lonjakan kasus tiga bulan menjelang Olimpiade Tokyo.

"Kasus virus tengah menyebar di ibu kota dan diperlukan tindakan cepat, tetapi sistem medis mengalami tekanan di beberapa daerah," kata Gubernur Tokyo Yuriko Koike. 

baca juga

Bagaimana Indonesia? Satgas Covi-19 menyatakan bahwa penularan virus tengah terjadi tren pelandaian. Bahkan menurun drastis dibanding saat periode Januari-Febuari 2021 lalu.

Satgas Covid-19 juga mencatat terjadi penurunan jumlah kabupaten/kota yang termasuk dalam zona risiko tinggi alias zona merah corona, namun terjadi banyak penambahan zona oranye.

Dilansir situs resmi Satgas Covid-19 per 20 April 2021, zona merah saat ini berjumlah 6 kabupaten/kota atau 1.17 persen, pekan sebelumnya 11 kabupaten/kota.

"Ini adalah perkembangan yang cukup baik mengingat minggu lalu zona merah meningkat jumlahnya. Namun masih tinggi jumlah kabupaten/kota zona oranye yang minggu ini kembali meningkat," kata Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito dalam jumpa pers virtual, Selasa (20/4/2021).

Sementara, jumlah kabupaten/kota yang masuk dalam resiko sedang atau oranye juga naik dari 316 menjadi 322 kabupaten/kota atau 62,65 persen. 

"Mohon agar dapat dijadikan perhatian prioritas penanganan bagi gubernur walikota bupati di provinsi kabupaten kota di zona oranye agar kondisi tidak semakin memburuk," kata Wiku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Menggila di India, Harga Minyak Terdampak Turun

Virus Corona Menggila di India, Harga Minyak Terdampak Turun

Bisnis | Rabu, 21 April 2021 | 08:18 WIB

Penyakit Gusi Tingkatkan Risiko Tertular Virus Corona, Ini Cara Mencegahnya

Penyakit Gusi Tingkatkan Risiko Tertular Virus Corona, Ini Cara Mencegahnya

Health | Rabu, 21 April 2021 | 08:22 WIB

6 Gejala Umum Varian Baru Virus Corona India, Salah Satunya Sesak Napas!

6 Gejala Umum Varian Baru Virus Corona India, Salah Satunya Sesak Napas!

Health | Rabu, 21 April 2021 | 08:09 WIB

Terkini

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 06:23 WIB

Xiaomi Buka Kartu REDMI Note 17 Jelang Rilis 16 September, Baterai 10.000 mAh Jadi Andalan

Xiaomi Buka Kartu REDMI Note 17 Jelang Rilis 16 September, Baterai 10.000 mAh Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 06:12 WIB

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 06:00 WIB

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

×