Remaja Alami Pembekuan Darah Hingga Operasi Usai Divaksin Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 23 April 2021 | 17:30 WIB
Remaja Alami Pembekuan Darah Hingga Operasi Usai Divaksin Covid-19
Vaksin COvid-19 Johnson & Johnson. [Justin Tallis/AFP]

Suara.com - Seorang perempuan berusia 18 tahun harus menjalani tiga operasi otak terkait pembekuan darah setelah menerima vaksin virus corona Johnson & Johnson.

Dilansir dari Metro UK, Emma Burkey menderita kejang setelah mendapat suntikan dosis tunggal yang disimpan pejabat AS setelah dia dan lima wanita lainnya mengalami kasus pembekuan darah yang langka.

Burkey mulai merasa sakit sekitar seminggu setelah dia mendapat suntikan pada awal April, menurut Bret Johnson, juru bicara keluarganya.

Remaja Nevada dibawa ke Rumah Sakit St Rose Dominika di Henderson, kemudian diterbangkan ke Pusat Medis Universitas Loma Linda di California Selatan. Remaja itu telah dibawa keluar dari induksi koma serta alat bantu pernapasan.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Orangtuanya Kathy dan Russ, yang telah melakukan kunjungan singkat setiap hari karena pembatasan Covid-19, mengatakan dia memiliki selang trakeostomi yang menghalangi pidatonya. Dia berkomunikasi dengan mengucapkan beberapa kata dan berkedip.

"Dia membaik secara perlahan Kata yang kami dapatkan dari orang tuanya tadi malam adalah "perlahan, perlahan, perlahan," kata Johnson.

Satu dari lima perempuan dengan kasus pembekuan darah akibat suntikan Johnson & Johnson telah meninggal dunia. Administrasi Makanan dan Obat AS (FDA) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menghentikan vaksin Johnson & Johnson pada 13 April sebagai tanggapan atas enam kasus pembekuan darah otak yang parah.

Lebih dari 7,5 juta orang telah menerima vaksin pada saat itu tanpa insiden. Pejabat kesehatan federal dilaporkan cenderung merekomendasikan dimulainya kembali suntikan Johnson & Johnson, dengan peringatan seputar pembekuan darah yang langka.

Pembatasan usia cenderung lebih kecil, menurut Washington Post. Kelompok penasihat CDC akan bersidang dalam pertemuan publik pada hari Jumat yang dapat memutuskan nasib vaksin Johnson & Johnson.

baca juga

Hingga Kamis, AS telah mencatat lebih dari 31,8 juta kasus Covid-19 dan lebih dari 569.000 kematian, menurut Pusat Sumber Daya Coronavirus Universitas Johns Hopkins. Negara itu telah memberikan 216 juta dosis vaksin pada Rabu, Bloomberg melaporkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Regulator: Pembekuan Darah Vaksin AstraZeneca Bertambah Jadi 168 Kasus

Regulator: Pembekuan Darah Vaksin AstraZeneca Bertambah Jadi 168 Kasus

News | Jum'at, 23 April 2021 | 15:21 WIB

Kekurangan Vaksin, India Datangkan Vaksin Johnson & Johnson

Kekurangan Vaksin, India Datangkan Vaksin Johnson & Johnson

Health | Jum'at, 23 April 2021 | 14:30 WIB

Efek Samping Vaksin Covid-19: Benarkah Bikin Menstruasi Makin Deras?

Efek Samping Vaksin Covid-19: Benarkah Bikin Menstruasi Makin Deras?

Health | Jum'at, 23 April 2021 | 13:30 WIB

Terkini

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

×