Tips Berpuasa Bagi Penyintas dan Pasien Kanker dari Shahnaz Haque

Risna Halidi, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 26 April 2021 | 02:30 WIB
Tips Berpuasa Bagi Penyintas dan Pasien Kanker dari Shahnaz Haque
Shahnaz Haque [Suara.com/Ismail]

Suara.com - Bulan Ramadhan adalah bulan spesial bagi umat Islam di seluruh dunia. Ketika bulan suci tersebut tiba, mereka yang beragama Muslim diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Namun, kegembiraan tersebut tidak bisa dirasakan oleh para pasien penderita kanker. Pasalnya, saat memasuki bulan Ramadhan mereka dilema untuk menunaikan kewajiban berpuasa.

Banyak orang khawatir puasa bisa memengaruhi kondisi dan memperparah penyakit. Namun, sebenarnya bolehkah penderita kanker berpuasa? Kemudian, bagaimana panduan aman menjalankan puasa untuk pasien kanker?

Menanggapi hal tersebut, seorang artis yang juga menjadi penyintas kanker, Shahnaz Haque mengatakan pada dasarnya pasien kanker bisa menjalani ibadah puasa asal mereka sudah mengantongi surat izin berpuasa dari dokter.

"Pokoknya yang terpenting adalah sudah mengantongi surat izin dari dokter kankernya kalau memang boleh berpuasa," kata Shahnaz saat berbincang dengan Suara.com beberapa waktu lalu.

Selain itu, Shahnaz juga mengingatkan kepada penderita kanker ketika menjalani ibadah puasa harus memerhatikan nutrisi yang dikonsumsinya. Menurutnya, banyak mitos dan fakta terkait pengidap kanker yang berpuasa.

Untuk itu penting mencari banyak informasi melalui internet untuk memenuhi nutrisi yang akan dikonsumsi.

"Jangan belajar nutrisi atau mencari tentang kesehatan dari internet. Karena kalau lewat internet siapa yang mau bertanggung jawab. Jadi jangan sampai missed leading jangan percaya dengan mitos tanpa tahu faktanya. Kan yang kita makan sebagai pasien dan penyintas harus paham makanan yang kita konsumsi,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, banyak yang mengatakan bahwa pasien atau penyintas kanker tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi gula. Ngidam manis bisa diganti dengan mengonsumsi makanan lain yang lebih sehat seperti kurma.

baca juga

"Manis bukan hanya darigula. Katanya juga pasien nggak boleh makan ikan asin bisa memicu kanker kelenjar atau gangguan pernapasan, ini kan harus dikaji lagi, seberapa banyak apa dulu kita makannya. Atau daging yang diasap atau ikan bandeng asap. Nah disini yang harus diperhatikan nutrisinya mana yang boleh mana yang nggak atau nustrisi mana yang baik tapi bisa diganti,” katanya.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Manfaat Puasa di Bulan Ramadhan untuk Pengidap Kanker

Ini Manfaat Puasa di Bulan Ramadhan untuk Pengidap Kanker

Jawa Tengah | Minggu, 25 April 2021 | 02:15 WIB

Pasien Covid-19 Apes, Sembuh Corona Tapi Duit Modal Pulang Dicolong Maling

Pasien Covid-19 Apes, Sembuh Corona Tapi Duit Modal Pulang Dicolong Maling

News | Jum'at, 23 April 2021 | 15:31 WIB

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Dibobol Maling, Aksinya Terekam CCTV

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Dibobol Maling, Aksinya Terekam CCTV

Bekaci | Jum'at, 23 April 2021 | 15:00 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×