Haruskah Suntik Vaksin Covid-19 Kedua di Lengan yang Sama? Ini Kata Ahli

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 27 April 2021 | 07:00 WIB
Haruskah Suntik Vaksin Covid-19 Kedua di Lengan yang Sama? Ini Kata Ahli
Septiana, salah satu bidan di RSUD Tangsel disuntik vaksin Covid-19 Sinovac, Jumat (15/1/2021). [Suara.com/Wivy]

Suara.com - Vaksinasi Covid-19 di Indonesia terus berjalan demi menekan angka kasus positif Covid-19 yang kini kembali meningkat di beberapa daerah. Untuk menumbuhkan kekebalan tubuh maksimal terhadap virus corona, suntikan vaksin diberikan dalam dua dosis atau dua kali suntikan.

Salah satu efek samping paling umum dari vaksin ini adalah rasa sakit, kemerahan dan bengkak di tempat suntikan, catat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Efek samping tersebut, yang disebut COVID Arm, adalah hal yang wajar. Biasanya efek samping muncul mulai dari beberapa hari hingga seminggu setelah mendapat suntikan.

Menurut dokter, nyeri saat mendapat suntikan itu normal dan sama sekali tidak berbahaya. Ketika seseorang divaksinasi, sistem kekebalan tubuh sedang belajar untuk melawan virus.

Ini berarti memanggil semua sumber daya yang tersedia ke tempat suntikan, yang menyebabkan peradangan, kata Dr Sanjeev Jain, MD, seorang dokter bersertifikasi papan ganda dalam imunologi dan penyakit dalam di Klinik Asma dan Alergi Columbia, mengutip The Bustle.

Mungkin Anda bertanya-tanya, setelah mendapat suntikan pertama, apakah harus mendapat suntikan kedua di tempat yang sama? Atau boleh di lengan satunya?

Ahli sendiri mengatakan tidak ada salahnya mendapatkan suntikan kedua di tempat yang sama. Itu adalah murni pilihan penerima vaksin. Namun, mengingat kemungkinan sedikit nyeri lengan pasca vaksinasi, disarankan untuk mendapat vaksin pada lengan non-dominan Anda.

John Segreti, MD , direktur medis pengendalian dan pencegahan infeksi di Rush University Medical Center di Chicago, menyebut hal itu agar rasa sakit yang mungkin timbul setelahnya tidak menghalangi aktivitas Anda sehari-hari.

"Jika Anda tidak kidal dan mendapatkan suntikan di lengan kanan, Anda mungkin akan merasakan lebih banyak rasa sakit, yang bisa lebih mengganggu," katanya, dikutip dari Livestrong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4.371 Pekerja Media Terima Vaksin Covid-19 Tahap 2 di Kantor Anies

4.371 Pekerja Media Terima Vaksin Covid-19 Tahap 2 di Kantor Anies

News | Senin, 26 April 2021 | 21:04 WIB

Jumlah Vaksin Menipis, Bangladesh Setop Program Vaksinasi Nasional

Jumlah Vaksin Menipis, Bangladesh Setop Program Vaksinasi Nasional

Health | Senin, 26 April 2021 | 19:27 WIB

3,8 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Gratis dari GAVI Tiba di Bandara Soetta

3,8 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Gratis dari GAVI Tiba di Bandara Soetta

News | Senin, 26 April 2021 | 19:14 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB