WHO: India Sumbang 46 Persen Kasus Covid-19 di Dunia dan Seprempat Kematian

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 06 Mei 2021 | 03:30 WIB
WHO: India Sumbang 46 Persen Kasus Covid-19 di Dunia dan Seprempat Kematian
Ketersediaan ambulan di India. [Tauseef Mustafa/AFP]

Suara.com - Tsunami Covid-19 masih terjadi di India. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa India menyumbang 46 persen kasus baru Covid-19 yang tercatat di seluruh dunia pada minggu lalu. Juga seperempat kematian akibat Covid-19.

Lonjakan virus corona di India yang disebabkan varian baru yang sangat menular, telah menyebabkan rumah sakit kehabisan tempat tidur dan oksigen, serta kamar mayat dan krematorium meluap. Banyak orang meninggal di ambulans juga tempat parkir mobil menunggu tempat tidur atau oksigen.

WHO mencatat, sebanyak 5,7 juta kasus baru dilaporkan hanya dalam tujuh hari, minggu lalu. Selain itu juga lebih dari 93.000 kematian dalam laporan epidemiologi mingguannya. 

India melaporkan hampir 2,6 juta kasus baru, peningkatan 20 persen pada minggu sebelumnya, dan 23.231 kematian. Angka-angka tersebut didasarkan pada penghitungan resmi. 

Sejumlah pasien COVID-19 dirawat di dalam bangsal yang penuh sesak di sebuah rumah sakit di New Delhi, India, Sabtu (1/5/2021). India mencatat lebih dari 400.000 kasus COVID-19 baru untuk pertama kalinya saat gelombang kedua virus corona melanda negara tersebut. Upaya vaksinasi besar-besaran negara itu terhambat di beberapa daerah karena kekurangan pasokan vaksin. ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui/pras.
Sejumlah pasien COVID-19 dirawat di dalam bangsal yang penuh sesak di sebuah rumah sakit di New Delhi, India, Sabtu (1/5/2021). India mencatat lebih dari 400.000 kasus COVID-19 baru untuk pertama kalinya saat gelombang kedua virus corona melanda negara tersebut. Upaya vaksinasi besar-besaran negara itu terhambat di beberapa daerah karena kekurangan pasokan vaksin. ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui/pras.

Para ahli memperkirakan, proporsi kasus Covid-19 di India bisa lebih besar jika sejumlah kasus dan kematian tidak tercatat karena sistem yang kewalahan. Terlebih India menyumbang hampir 18 persen dari populasi dunia, sekitar 1,3 miliar orang.

Dikytip dari Channel News Asia, ada tanda-tanda wabah India telah menyebar ke berbagai negara tetangga. Seperti Nepal yang mencatat peningkatan 137 persen kasus menjadi 31.088 pekan lalu. Sementara wabah Covid-19 di Sri Lanka juga meningkat, kata WHO.

India saat ini masih menjadi negara kedua dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak yang mencatatkan lebih dari 20 juta infeksi, setelah Amerika Serikat. Sementara kematian akibat virus corona di India naik dengan rekor 3.780 selama 24 jam terakhir. Dan infeksi harian juga meningkat 382.315 pada Rabu (5/5), data Kementerian Kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Diminta Waspada, Kasus Aktif Covid-19 di Kepri Meningkat 1.457 Pasien

Warga Diminta Waspada, Kasus Aktif Covid-19 di Kepri Meningkat 1.457 Pasien

Batam | Rabu, 05 Mei 2021 | 20:11 WIB

Dinkes Jatim: Warga Mojokerto Terpapar Varian Baru COVID-19 Afrika Selatan

Dinkes Jatim: Warga Mojokerto Terpapar Varian Baru COVID-19 Afrika Selatan

Malang | Rabu, 05 Mei 2021 | 19:59 WIB

Bantu Pasokan Oksigen, Jerman Terbangkan Pesawat Kargo ke India

Bantu Pasokan Oksigen, Jerman Terbangkan Pesawat Kargo ke India

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:15 WIB

×