Keren, Obat Asma Terbukti Bisa Jadi Pengobatan Kanker Otak Ganas

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Sabtu, 08 Mei 2021 | 16:04 WIB
Keren, Obat Asma Terbukti Bisa Jadi Pengobatan Kanker Otak Ganas
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti dari UCL Cancer Institute, Inggris, menemukan obat asma dapat menyusutkan tumor otak hingga 50 persen pada percobaan tikus.

Berdasarkan temuan mereka, obat asma Pranlukast dapat menekan glioblastoma, bentuk paling umum dan berbahaya dari kanker otak. Cara kerjanya dengan mengubah sel tumor berbahaya menjadi sel pelindung otak.

Ketika sel tumor menyebar ke materi putih pelindung otak, peneliti berusaha memperbaiki kerusakannya dengan mengubahnya menjadi sel yang menyerupai materi putih yang sudah dirusak.

Meski obat asma, Pranlukast mengandung molekul yang menyebabkan sel tumor otak berperilaku seolah-olah telah bersentuhan dengan materi putih.

"Artinya, obat ini dapat digunakan untuk memanfaatkan dan mengeksploitasi titik lemah tumor dengan mengubah sel kanker berbahaya menjadi sesuatu yang menyerupai materi putih otak," kata peneliti, dilansir Inews UK.

ilustrasi obat-obatan terlarang. (Shutterstock)
ilustrasi obat-obatan (Shutterstock)

"Yang mengejutkan kami, ketika sel tumor menyebar ke materi putih otak, itu membuat glioblastoma kurang egresif," sambungnya.

Menurut mereka, respon tersebut disebabkan oleh tumbuhnya tumor yang melukai materi putih dan pada akhirnya merespon bagian ini dengan mencoba memperbaikinya.

"Hal ini menyebabkan sel tumor matang menjadi sel yang menyerupai sel otak normal, yang menyusun materi putih. Dalam keadaan dewasa ini, sel tumor menjadi kurang bisa tumbuh dan menyebar,” lanjut mereka..

Karena hasil tersebut, peneliti ingin menguji obat tersebut pada manusia. Jika berjalan secara baik, uji klinis akan dimulai dalam lima tahun.

baca juga

Meski begitu, peneliti memperingatkan bahwa diperlukan jauh lebih banyak tes untik menentukan apakah obat itu efektif pada manusia.

"Kami sangat bersemangat tentang itu dan pasti sesuastu yang ingin kami kejar. Tetapi ini masih sangat awal," kata penulis studi Profesor Simona Parrinello.

Kepala eksekutif Cancer Research UK Michelle Mitchell mengatakan studi awal ini sangat menarik karena bisa berarti obat asma yang dapat membantu penderita glioblastoma.

"Menggunakan kembali obat yang telah lulus uji keamanan akan menghemat banyak waktu dibandingkan dengan mengembangkan pengobatan baru dari awal, waktu yang akan membuat perbedaan luar biasa bagi kehidupan orang yang terkena glioblastoma," tanggap Mitchell.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batasi Konsumsi! Ini 4 Jenis Makanan Pemicu Kanker Otak

Batasi Konsumsi! Ini 4 Jenis Makanan Pemicu Kanker Otak

Your Say | Senin, 03 Mei 2021 | 15:41 WIB

Benarkah Pelihara Kucing Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Otak? Ini Faktanya!

Benarkah Pelihara Kucing Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Otak? Ini Faktanya!

Health | Jum'at, 23 April 2021 | 14:00 WIB

Studi: Sel Tumor di Otak Bisa Jadi Tanda Awal Kanker Otak

Studi: Sel Tumor di Otak Bisa Jadi Tanda Awal Kanker Otak

Health | Kamis, 15 April 2021 | 15:38 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×