Tak Semua Pasien Covid-19 Butuh Tes PCR dan CT Scan, Ini Alasannya!

Minggu, 09 Mei 2021 | 12:39 WIB
Tak Semua Pasien Covid-19 Butuh Tes PCR dan CT Scan, Ini Alasannya!
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Di tengah kasus virus corona Covid-19 yang masih meningkat dan layanan kesehatan yang kurang karena lonjakan kasus, semua orang harus melindungi dirinya dari infeksi virus corona Covid-19.

Tapi, ingatlah bahwa setiap pasien virus corona Covid-19 membutuhkan perawatan medis yang berbeda-beda tergantung pada tingkat keparahan infeksinya.

Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa panduan tes dan pengobatan medis pasien virus corona Covid-19 dari India Council of Medical Research.

1. Tes RT-PCR

Menurut panduan India Council of Medical Research, orang yang pernah dinyatakan positif virus corona Covid-19 sekali tidak perlu melakukan tes RT-PCR ulang. Bahkan mereka tidak perlu tes ulang ketika dipulangkan setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

India Council of Medical Research juga mengatakan bahwa orang sehat yang melakukan perjalanan dosmetik juga tidak perlu melakukan tes RT-PCR. Pelaku perjalanan dosmetik hanya perlu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

2. CT Scan

Mereka juga berpendapat seseorang harus menjalani CT scan bila memang diperlukan. Sedangkan, pasien virus corona Covid-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala tidak perlu melakukan pemeriksaan CT scan.

Jika seseorang tetap melakukan pemindaian CT scan yang tidak diperlukan, hal ini bisa menyebabkan lebih banyak kerusakan pada tubuh daripada efek positifnya.

Baca Juga: Gejala Virus Corona MIrip Flu Perut, Begini Cara Membedakannya!

Pemindaian CT scan pada orang usia lebih muda bisa meningkatkan risiko kanker di Kemudian hari. Karena, satu kali CT scan sama dengan 300-400 sinar X.

"Jangan melakukan CT scan yang tidak diperlukan, biarkan dokter yang memutuskan Anda perlu melakukan scan atau tidak. Karena, satu kali scan bisa membuat sistem dalam tubuh terkena banyak radiasi," kata Dr Hemant Thacker dikutip dari Times Now News.

3. Steroid

Banyak pasien virus corona Covid-19 yang menjalani pengobatan steroid tanpa mengukur tingkat keparahan infeksinya. Padahal para ahli dan dokter telah memperingatkan semua orang agar tidak sembarangnya minum steroid untuk mengobati virus corona Covid-19.

Menurut Dr. Hemant Thacker, Dokter Jantung Metabolik di Rumah Sakit Breach Candy, mengonsumsi steroid sebagai pengobatan virus corona Covid-19 lebih awal bisa berdampak buruk pada organ tubuh. Apalagi, minum steroid dalam dosis besar juga akan menyebabkan infeksi jamur.

"Kelemahan steroid justru jauh lebih banyak daripada manfaatnya," kata Dr Hemant.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI