Diet Mediterania, Benarkah Dapat Kurangi Risiko Demensia?

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 14 Mei 2021 | 06:19 WIB
Diet Mediterania, Benarkah Dapat Kurangi Risiko Demensia?
Ilustrasi menu diet Mediterania. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian mengungkap salah satu manfaat kesehatan dari diet mediterania, yaitu berkurangnya kemungkinan terkena demensia dan penurunan daya ingat.

Diet yang menekankan orang yang menjalaninya untuk banyak mengonsumsi buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan lemak sehat ini diduga dapat menurunkan tingkat protein amiloid dan tau yang terkait dengan demensia.

Dalam sebuah penelitian, seperti dilansir dari Medical News Today, orang yang menjalani diet Mediterania mendapat skor lebih baik pada tes memori dibandingkan mereka yang tidak menjalani diet tersebut.

Penelitian sebelumnya telah menentukan bahwa diet Mediterania dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan membantu menurunkan berat badan. Sekarang, sebuah studi baru menemukan bahwa diet tersebut juga dapat membantu mengurangi risiko demensia dan penurunan kognitif.

Penelitian telah menunjukkan bahwa diet Mediterania dapat membantu mencegah penumpukan dua protein dan penyusutan volume otak yang berhubungan dengan penyakit Alzheimer.

Protein pertama adalah protein amiloid yang membentuk plak di otak, sedangkan protein tau membentuk kekusutan pada sel saraf. Keduanya hadir dalam otak penderita Alzheimer, meskipun tidak jarang juga terdapat pada otak orang tua yang sehat.

“Hasil ini menambah bukti yang menunjukkan apa yang Anda makan dapat memengaruhi daya ingat Anda di kemudian hari,” kata penulis studi Tommaso Ballarini, Ph.D., dari Pusat Jerman untuk Penyakit Neurodegeneratif di Bonn, Jerman.

“Studi kami menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang tinggi lemak tak jenuh, ikan, buah-buahan, dan sayuran, serta rendah susu dan daging merah, sebenarnya dapat melindungi otak Anda dari penumpukan protein yang dapat menyebabkan kehilangan ingatan dan demensia,” katanya.

Para ilmuwan mempublikasikan studi tersebut secara online pada 5 Mei 2021, pada jurnal Neurology, sebuah jurnal dari American Academy of Neurology.

Apa Itu Diet Mediterania?
Penelitian telah mengaitkan kesehatan yang baik dengan makanan yang dimakan orang-orang yang tinggal di Yunani, Spanyol, dan Italia sebelum tahun 1960-an. Diet Mediterania ini didasarkan pada preferensi makanan mereka.

Makanan ini terutama terdiri dari sayuran dan buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian, polong-polongan, kentang, makanan biji-bijian, makanan laut, minyak zaitun extra virgin, dan anggur secukupnya. Seseorang yang mengikuti diet ini terkadang juga dapat makan unggas, telur, dan produk susu, seperti yogurt dan keju.

Diet Mediterania menghilangkan daging merah, gula tambahan, biji-bijian, minyak olahan, dan makanan olahan.

Ahli diet di Klinik Cleveland Kristin Kirkpatrick mengatakan bahwa kandungan dari diet Mediterania berkontribusi pada peningkatan asam lemak omega-3, polifenol, mineral spesifik, serat, dan protein yang dapat mendukung kesehatan dan perlindungan otak selama bertahun-tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Anggap Remeh, Nyeri Tubuh Berulang Bisa Terkait Risiko Demensia

Jangan Anggap Remeh, Nyeri Tubuh Berulang Bisa Terkait Risiko Demensia

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 10:34 WIB

Semakin Muda Kena Diabetes, Risiko Demensia Semakin Tinggi, Kok Bisa?

Semakin Muda Kena Diabetes, Risiko Demensia Semakin Tinggi, Kok Bisa?

Health | Minggu, 02 Mei 2021 | 10:10 WIB

Pasien Diabetes Tipe 2 Bisa Alami Demensia, Ini Faktor Pemicunya!

Pasien Diabetes Tipe 2 Bisa Alami Demensia, Ini Faktor Pemicunya!

Health | Sabtu, 01 Mei 2021 | 13:56 WIB

Terkini

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB