Puluhan Ilmuwan Serukan Penyelidikan Asal-usul Virus Corona Lebih Lanjut

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 18 Mei 2021 | 08:08 WIB
Puluhan Ilmuwan Serukan Penyelidikan Asal-usul Virus Corona Lebih Lanjut
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Puluhan peneliti menyerukan diadakannya penyelidikan lebih lanjut tentang asal-ususl virus corona Covid-19 melalui sebuah surat yang mereka terbitkan di jurnal ilmiah terkemuka.

Dalam surat yang terbit di jurnal Science, penulis mengatakan bahwa dua teori, yakni bahwa virus secara tidak sengaja dilepaskan dari laboratorium atau merupakan menyebar secara alami dari hewa, masih dapat dikuak.

"Mengetahui bagaimana Covid-19 muncul sangat penting untuk menginformasikan strategi global untuk mengurangi risiko wabah di masa depan," tulis mereka, dilansir Live Science.

Para penulis, termasuk 18 ilmuwan terkemuka, bukanlah yang pertama menyerukan penyelidikan lebih lanjut tentang asal-usul SARS-CoV-2.

Namun banyak pernyataan sebelumnya yang berat sebelah, maksudnya beberapa ilmuwan lebih condong ke salah satu teori.

Sementara para penulis kali ini mencoba untuk netral, dengan alasan bukti saat ini belum cukup kuat untuk mendukung kedua teori tersebut.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Beberapa ilmuwan yang menulis surat ini adalah profesor mikrobiologi dan imunologi di Universitas Stanford David Relman, profesor epidemiologi dan mikrobiologi di University of North Carolina Ralph Baric dan profesor epidemiologi dan direktur Pusat Dinamika Penyakit Menular di Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard TH Chan Marc Lipsitch.

Asal usul SARS-CoV-2 telah diperdebatkan sejak pandemi dimulai dan beberapa ahli mengatakan, kita mungkin tidak pernah tahu persis dari mana dari mana virus penyebab Covid-19 tersebut berasal.

Pada Maret 2021 lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis hasil penyelidikan asal-usul virus corona yang bermitra dengan para ilmuwan China.

baca juga

Laporan yang berasal dari penyelidikan langsung di lapangan tersebut menyimpulkan bahwa virus lebih mungkin berasal dari penularan satwa liar melalui inang perantara, kemudian menyebar ke manusia. Sementara kebocoran laboratorium disebut tidak mungkin.

Namun, banyak negara mengkritik laporan tersebut karena kurangnya transparansi dan data yang tidak lengkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Varian Baru Virus Corona Terdeteksi di Jatim Dibawa TKI dari Malaysia

2 Varian Baru Virus Corona Terdeteksi di Jatim Dibawa TKI dari Malaysia

Malang | Senin, 17 Mei 2021 | 14:41 WIB

Dua Varian Baru Virus Corona Asal Afrika dan Inggris Terdeteksi Masuk Jatim

Dua Varian Baru Virus Corona Asal Afrika dan Inggris Terdeteksi Masuk Jatim

Jatim | Senin, 17 Mei 2021 | 14:32 WIB

Varian Baru Virus Corona dari India Berhasil Bikin Inggris Cemas

Varian Baru Virus Corona dari India Berhasil Bikin Inggris Cemas

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 14:01 WIB

Terkini

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

×