Diderita Wimar Witoelar, Simak Sepsis pada Lansia dan Pencegahannya

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 19 Mei 2021 | 15:17 WIB
Diderita Wimar Witoelar, Simak Sepsis pada Lansia dan Pencegahannya
Wimar Witoelar (Antara)

Suara.com - Mantan Juru Bicara Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Wimar Witoelar meninggal dunia di usia 75 tahun. Ia diketahui sempat megalami kondisi kritis di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta Selatan akibat penyakit sepsis.

Dilansir dari Healthline, sepsis adalah penyakit mengancam jiwa yang disebabkan oleh respons tubuh terhadap infeksi. Kondisi ini bisa terjadi pada umur berapapun mualai dari bayi baru lahir hingga lansia.

Sepsis pada lansia seperti yang diderita mendiang Wimar Witoelar terjadi karena sistem kekebalan tubuh melemah seiring bertambahnya usia, sehingga lansia dapat berisiko mengalami sepsis. Dalam sebuah studi tahun 2006, orang yang berusia di atas 65 tahun mendominasi hampir 70 persen kasus sepsis. 

Penyakit kronis seperti diabetes, ginjal, kanker, tekanan darah tinggi, dan HIV banyak ditemukan pada mereka yang mengalami sepsis. Jenis infeksi  paling umum yang menyebabkan sepsis pada lansia adalah infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia atau genitourinari seperti infeksi saluran kemih.  

Meskipun infeksi ini mungkin tidak disadari untuk sementara waktu, namun linglung, kebingungan atau disorientasi adalah gejala umum sepsis pada lansia.

Infeksi bisa memicu syok sepsis dan mengakibatkan kegagalan organ. (shutterstock)
Infeksi bisa memicu syok sepsis dan mengakibatkan kegagalan organ. (shutterstock)

Melansir dari Healthline, berikut beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mencegah sepsis, antara lain:

  • Lakukan vaksinasi, baik vaksin untuk flu, pneumonia, dan infeksi lainnya.
  •  Perhatikan kebersihan yang termasuk mempraktikkan perawatan luka yang benar, mencuci tangan, dan mandi secara teratur.
  • Segera lakukan perawatan segera jika Anda mengembangkan tanda-tanda infeksi.  Sebab semakin cepat Anda mendapatkan perawatan, semakin baik hasilnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Meninggal, Wimar Witoelar Sempat Mimisan hingga Muntah Darah

Sebelum Meninggal, Wimar Witoelar Sempat Mimisan hingga Muntah Darah

News | Rabu, 19 Mei 2021 | 14:33 WIB

Diminta Jangan Kendor, Ngabalin soal Wimar: Diksinya Bikin Orang Jantungan

Diminta Jangan Kendor, Ngabalin soal Wimar: Diksinya Bikin Orang Jantungan

News | Rabu, 19 Mei 2021 | 13:37 WIB

Tiba di Rumah Duka, Jenazah Wimar Witoelar Disambut Isak Tangis Keluarga

Tiba di Rumah Duka, Jenazah Wimar Witoelar Disambut Isak Tangis Keluarga

Video | Rabu, 19 Mei 2021 | 13:36 WIB

Terkini

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB