Penderita Hipertensi Minum Obat Seumur Hidup Bikin Rusak Ginjal, Benarkah?

Kamis, 20 Mei 2021 | 18:03 WIB
Penderita Hipertensi Minum Obat Seumur Hidup Bikin Rusak Ginjal, Benarkah?
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

Suara.com - Orang dengan penyakit hipertensi kemungkinan harus mengonsumsi obat seumur hidup untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Namun, tak sedikit orang merasa khawatir akan terkena sakit ginjal jika terus minum obat dalam jangka panjang.

Ahli Nefrologi Anak Dr. Eka Laksmi Hidayati, Sp.A., menegaskan, pola pikir seperti itu keliru. Ia menyampaikan bahwa kerusakan organ disebabkan karena komplikasi penyakit hipertensi yang telah akut.

"Sering kalau pasien bertanya, 'kalau ada yang hipertensi apakah kalau minum obat seumur hidup nanti akan merusak ginjal?' Itu adalah mindset yang salah. Jadi yang merusak ginjal, otak, jantung itu adalah hipertensi bukan obatnya. Jadi takut lah pada hipertensinya bukan obatnya," kata dokter Eka dalam siaran langsung bersama IDAI, Kamis (20/5/2021).

Seseorang yang telah terdiagnosa hipertensi tapi tidak rutin minun obat, risikonya dalam waktu lima tahun akan terjadi komplikasi gangguan pada salah satu organ, kata dr. Eka.

"Salah satu upaya kita untuk membuat organ lain selamat adalah memberikan obat anti hipertensi. Banyak dokter, orang-orang yang tertib minum obat anti hipertensi bertahun-tahun, mereka tidak gagal ginjal, tidak terjadi stroke," ucapnya.

Ilustrasi pemeriksaan tekanan darah, hipertensi jas putih. (Shutterstock)
Ilustrasi pemeriksaan tekanan darah, hipertensi jas putih. (Shutterstock)

"Memang penelitian sudah membuktikan bahwa obat anti hipertensi penolong untuk mencegah komplikasi. Jika kita tidak dapat mencegah terjadi hipertensi, itu kan pencegaham primer, maka kita lakukan pencegahan sekunder dengan tertib minum obat," tambah dokter Eka.

Akan tetapi tak cukup hanya mengandalkan obat, pasien hipertensi juga tentu harus menjaga pola makan terutama mengurangi asupan garam. Komposisi gizi seimbang dengan kandungan protein, karbohidrat, dan lemak, juga serat tetap dibutuhkan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI