Catat! Ini Cara Cari Tahu Tumbuh Kembang Anak Terlambat atau Tidak

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 27 Mei 2021 | 08:05 WIB
Catat! Ini Cara Cari Tahu Tumbuh Kembang Anak Terlambat atau Tidak
Ilustrasi tumbuh kembang anak. (Shutterstock)

Suara.com - Tumbuh kembang anak tidak boleh luput dari perhatian orang tua. Sebab, di masa inilah tinggi badan, berat badan, kemampuan duduk, merangkak, berjalan, hingga berbicara anak berkembang.

Tetapi, karena hal tertentu tumbuh kembang anak bisa saja terlambat atau tidak seusai umurnya. Tugas orang tua perlu memastikan bahkan hal tersebut tidak terjadi. Atau menyadari sejak dini jika memang sudah terjadi, sehingga bisa ditangani secepat mungkin.

Dokter spesialis anak di RS Permata Bekasi dr. ST Rahmah Rahim, Sp.A., mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu diwaspadai orang tua terkait terlambatnya tumbuh kembang anak.

Seperti pertumbuhan anak bisa terlihat jelas dari pengukuran penambahan berat dan tinggi badannya apakah sesuai dengan usianya.

Sementara masa perkembangan terlihat dari motorik kasar seperti, kaoan anak bisa duduk, kemudian berjalan, hingga akhirnya berlari.

"Kalau dengan motorik halus bagaimana dia menggunakan otot-otot kecilnya untuk menulis, mengangkat gelas, memegang sendok. Kemudian kemampuan berbahasa bagaimana ia memanggil orang tuanya dan bagaimana menyampaikan keinginannya. Kemampuan psychosocial atau kemandirian, bagaimana dia mengerjakan sesuatu hal sendiri sesuai dengan usianya," papar dokter Rahmah saat Kulwap Permata, Rabu (26/5/2021).

Ia menyampaikan bahwa perkembangan anak juga perlu disesuaikan dengan usianya. Jika sampai pada usia tertentu anak mengalami kesulitan melakukan sesuatu yang seharusnya telah mampu, perlu dicurigai adanya keterlambatan perkembangan.

"Misalnya, kalau anak usia 4 bulan kepalanya belum stabil, nggak bisa tegak, kita harus bisa berpikir jangan-jangan ada gangguan. Atau 6 bulan dikasih mainan tidak bisa memegang atau tidak mau mengambil atau diam saja. Usia 9 bulan tidak bisa memindahkan benda dari tangan satu ke tangan lainnya, tidak bisa menunjuk. 12 bulan tidak bisa jinjit kemudian 18 bulan belum bisa jalan, pegang krayon atau menumpuk benda," jelasnya.

Jika hal-hal tersebut terjadi, menurut Rahmah, kemungkinan anak mengalami keterlambatan masa perkembangan. Selain itu, keterlambatan perkembangan bahasa yang harus diwaspadai juga jika anak usia 2 bulan diperlihatkan benda di depan matanya tidak berusaha ikut memandang benda tersebut.

baca juga

Kemudian sekitar usia 4 bulan jika digerakan benda ke kiri dan kanan matanya juga tidak bisa mengikuti. Usia 6 bulan ketika dirangsang dengan suara atau bunyi tidak menoleh atau tidak memperhatikan.

"Umur 9 bulan tidak ada ada bubbling atau tidak ada sebutan mamama, papapa atau dadada. Usia 2 tahun tidak bisa mengucapkan satu kata pun dengan jelas, usia 3 tahun tidak dapat bicara dan merangkai 3 kata," papar dokter Rahmah.

Untuk perkembangan mental emosional, orang tua perlu memperhatikan ekspresi anak saat melakukan, mendapatkan, atau kehilangan sesuatu. Menurut dokter Rahmah, jika orang tua kesulitan mendeteksi ekspresi anak, apakh sedang senang, sedih, atau pun marah, kemungkinan anak alami masalah perkembangan mental emosional.

"Misal usia 9 bulan tidak ada respon kalau kita ajak main, tidak ada ekspresi, tidak ada melambaikan kalau dadah, tidak ada tunjuk. Usia 18 bulan tidak bisa main pura-pura, kemudian 24 bulan tidak ada kata yang berarti misalnya tidak bisa mengulang. Ada kemungkinan itu gangguan di mental," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terapi Anak Berbasis Alam, Alternatif Stimulasi Tumbuh Kembang Lewat Eksplorasi

Terapi Anak Berbasis Alam, Alternatif Stimulasi Tumbuh Kembang Lewat Eksplorasi

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Karhutla Bukan Sekadar Krisis Lingkungan, FKUI Soroti Ancaman Kesehatan Masyarakat

Karhutla Bukan Sekadar Krisis Lingkungan, FKUI Soroti Ancaman Kesehatan Masyarakat

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Kecerdasan Anak Tak Hanya Dibentuk Stimulasi, Nutrisi dan Kesehatan Pencernaan Juga Punya Peran

Kecerdasan Anak Tak Hanya Dibentuk Stimulasi, Nutrisi dan Kesehatan Pencernaan Juga Punya Peran

Health | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42 WIB

Anak Aktif atau ADHD? Kenali Gejala yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Anak Aktif atau ADHD? Kenali Gejala yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:19 WIB

IDAI Ingatkan Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, Berisiko Picu Infeksi hingga Dehidrasi

IDAI Ingatkan Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, Berisiko Picu Infeksi hingga Dehidrasi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Bukan Cuma Runway, Ini 4 Manfaat Kelas Modeling untuk Tumbuh Kembang Anak

Bukan Cuma Runway, Ini 4 Manfaat Kelas Modeling untuk Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

Terkini

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:55 WIB

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

IHSG Kebakaran Ambruk 3,49% ke Level 5.098

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:50 WIB

×