Ilmuwan Inggris Imbau Para Dokter untuk Awasi Risiko Stroke Usai Vaksinasi

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 31 Mei 2021 | 19:00 WIB
Ilmuwan Inggris Imbau Para Dokter untuk Awasi Risiko Stroke Usai Vaksinasi
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Para dokter didesak untuk mewaspadai tanda-tanda stroke pada orang yang menerima vaksin Oxford/AstraZeneca. Imbauan kewaspadaan tersebut muncul setelah seorang wanita muda berusia 30-an menderita penggumpalan darah dan meninggal.

Sementara perempuan lain berusia 30-an dan seorang pria berusia 40-an menderita penggumpalan di arteri besar mereka. Tetapi para ahli menekankan kemungkinan mengembangkan efek samping setelah vaksinasi masih jarang.

Melansir dari Independent, sebuah tim dari organisasi medis termasuk Rumah Sakit Nasional untuk Neurologi dan Bedah Saraf di Rumah Sakit Universitas College London (UCL) NHS Foundation Trust memperingatkan dokter harus mengawasi pasien dengan tanda stroke iskemik dalam waktu sekitar satu bulan setelah vaksinasi.

Stroke iskemik terjadi ketika gumpalan darah menyumbat arteri dan merupakan kondisi yang perlu segera dievaluasi untuk sindrom yang sangat langka yang disebut trombosis dan trombositopenia yang diinduksi vaksin (VITT).

Tetapi mereka mengatakan kemungkinan terkena stroke setelah vaksinasi sangat kecil dan stroke lebih sering terjadi pada orang yang tertular Covid-19.

Ada 309 kasus trombosis mayor dengan jumlah trombosit rendah yang menunjukkan VITT dari lebih dari 30 juta dosis vaksin AstraZeneca yang diberikan. Ini akan membuat jumlah orang yang mengalami pembekuan darah setelah vaksin Covid-19 menjadi sekitar satu per 100.000 dosis.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)
Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)


"Penelitian kami menunjukkan bahwa stroke iskemik yang lebih umum, karena trombosis arteri yang menghalangi aliran darah ke bagian otak, mungkin juga merupakan gambaran dari trombosis yang diinduksi oleh vaksin," kata penulis utama laporan dan profesor neurologi klinis di UCL, David Werring.  

"Tentu saja, kedua jenis trombosis tetap sangat jarang, tetapi dokter perlu waspada jika pasien datang dengan gejala stroke yang khas (misalnya kelemahan wajah, lengan atau kaki, atau gangguan bicara) karena arteri bsa tersumbat kapan saja antara hari keempat hingga 28 pasca-vaksinasi," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Siswa di Kepri Putus Sekolah, Kecanduan Game Online-Pilih Bekerja

Puluhan Siswa di Kepri Putus Sekolah, Kecanduan Game Online-Pilih Bekerja

Riau | Senin, 31 Mei 2021 | 18:03 WIB

Dua Pekan usai Libur Lebaran, Kasus Aktif Covid-19 RI Melonjak 13.810

Dua Pekan usai Libur Lebaran, Kasus Aktif Covid-19 RI Melonjak 13.810

News | Senin, 31 Mei 2021 | 18:01 WIB

Bupati Tegal Positif Covid-19, Keluarga dan Sejumlah Pejabat Dilacak

Bupati Tegal Positif Covid-19, Keluarga dan Sejumlah Pejabat Dilacak

Jawa Tengah | Senin, 31 Mei 2021 | 17:52 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB