Awas! Kebanyakan Konsumsi Minuman Bersoda Bisa Bikin Susah Punya Anak

Bimo Aria Fundrika | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 02 Juni 2021 | 19:05 WIB
Awas! Kebanyakan Konsumsi Minuman Bersoda Bisa Bikin Susah Punya Anak
Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi yang suka mengonsumsi minuman bersoda sebaiknya hati-hati. Bukan hanya karena minuman itu seringkali tinggi gula, tapi juga dampaknya ke kesehatan. 

Dilansir melalui News18, untuk pasangan yang merencanakan kehamilan sebaiknya harus mempertimbangkan untuk membatasi konsumsi minuman ini. Terutama karena terkait dengan efek kesehatan yang merugikan lainnya.

Penelitian telah menunjukkan perempuan yang menjalani perawatan kesuburan menemukan bahwa seringnya konsumsi pemanis buatan yang biasa ditemukan dalam minuman ini secara signifikan menurunkan peluang mereka untuk hamil.

Program hamil, 'pertimbangkan untuk mengurangi soda'

Ilustrasi minum minuman bersoda. (Shutterstock)
Ilustrasi minum minuman bersoda. (Shutterstock)

Soda bergula, dan soda diet adalah salah satu minuman paling populer yang dikonsumsi oleh pria dan perempuan usia reproduksi. Penelitian telah menunjukkan bahwa minum satu soda per hari dikaitkan dengan pengurangan 20-25 persen dalam kemungkinan pembuahan bulanan rata-rata untuk pria dan perempuan. Efek samping ini tidak hanya terbatas pada konsepsi alami tetapi juga dapat berdampak jika Anda menjalani perawatan kesuburan seperti IUI & IVF.

Soda dan infertilitas

Studi telah menemukan bahwa konsumsi soda yang berlebihan sangat terkait dengan infertilitas pada pria dan perempuan. Pria yang mengonsumsi soda secara teratur berisiko empat kali lipat menurunkan jumlah sperma, motilitas, dan parameter lain yang memengaruhi kesuburan.

Selain itu, soda menjadi minuman asam mengubah pH tubuh yang selanjutnya mempengaruhi kesuburan. Aspartam adalah pelembut buatan yang digunakan di sebagian besar minuman ringan yang dapat mengubah fungsi kelenjar endokrin dan menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Konsumsi soda berlebih juga dapat menyebabkan generasi radikal bebas yang dapat mengakibatkan kematian banyak sperma dan sel telur. Selain itu, sebagian besar minuman ringan kaya akan kafein yang mengurangi perdarahan menstruasi karena merupakan vasokonstriktor. Oleh karena itu, jelas bahwa konsumsi soda yang berlebihan dapat menyebabkan kemandulan baik pada pria maupun perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengaruhi Kesuburan, Pasangan Harusnya Berhenti Merokok saat Rencanakan Kehamilan

Pengaruhi Kesuburan, Pasangan Harusnya Berhenti Merokok saat Rencanakan Kehamilan

Health | Selasa, 01 Juni 2021 | 11:47 WIB

Mau Turunkan Berat Badan, Hindari Satu Minuman Berikut

Mau Turunkan Berat Badan, Hindari Satu Minuman Berikut

Health | Selasa, 01 Juni 2021 | 11:03 WIB

Millen Cyrus Ungkap Ingin Nikah dengan Cewek dan Punya Keturunan

Millen Cyrus Ungkap Ingin Nikah dengan Cewek dan Punya Keturunan

Entertainment | Senin, 31 Mei 2021 | 19:46 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB