Studi: 40% Pasien Covid-19 Anak Berisiko Meninggal Dunia

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 07 Juni 2021 | 06:33 WIB
Studi: 40% Pasien Covid-19 Anak Berisiko Meninggal Dunia
Ilustrasi Pasien Covid-19 Anak. (Pixabay)

Suara.com - Lewat studi yang dilakukan oleh RSCM terungkap bahwa 40% pasien Covid-19 anak berisiko tinggi meninggal dunia. Penelitian ini dilakukan terhadap 490 pasien Covid-19 anak yang dirawat di rumah sakit pada periode Maret-Oktober 2020.

Hasil studi ini diungkap oleh Dokter Spesialis Patologi Forensik dr. Rismala Dewi sebagai peneliti utama riset. Ia mengatakan, “Sebagian besar pasien anak yang meninggal memiliki komorbid. Umumnya juga memiliki lebih dari satu komorbid. Kebanyakan yang dominan adalah pasien gagal ginjal, kemudian pasien dengan penyakit keganasan.”

Hasil penelitian ini juga telah diterbitkan dalam jurnal dengan judul International Journal of Infectious Diseases 'Mortality in children with positive SARS-CoV-2 polymerase chain reaction test: Lessons learned from a tertiary referral hospital in Indonesia'.

Lewat keterangan rilis KPC PEN yang diterima Suara.com, fakta mengenai penularan Covid-19 pada anak juga diungkap oleh Guru Besar Fakultas Kedokteran UNPAD Prof. Cissy Kartasasmita.

Dikatakan bahwa lewat referensi jurnal medis terpercaya, risiko anak untuk terinfeksi Covid-19 sangat rendah. Dan jika tertular, biasanya anak-anak tidak memiliki gejala. Tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa pasien anak memiliki gejala yang berat hingga akhirnya meninggal dunia.

“Biasanya karena memiliki penyakit lain sebelumnya, seperti komorbid atau kurang gizi. Risiko penularan di negara lain sebenarnya cukup rendah, meski dari hasil studi di Indonesia masih tinggi,” kata Prof. Cissy.

Pernyataan Prof. Cissy ini mengacu pada jurnal medis berjudul Children and Adolescents With SARS-CoV-2 Infection, yang menunjukkan bahwa saat terinfeksi Covid-19, anak-anak tidak menunjukkan gejala atau hanya memiliki gejala ringan.

Jurnal tersebut menunjukkan dari 203 pasien anak yang tertular, sebanyak 54,7 persen tidak memiliki gejala. Selain itu, 26,1 persen pasien anak lainnya perlu melakukan perawatan di rumah sakit. Yang paling banyak dirawat di rumah sakit adalah bayi berusia kurang dari satu tahun, yakni sebesar 19,5 persen dari total kasus.

Meski data menunjukkan kasus Covid-19 pada anak tidak memiliki gejala, orangtua harus menjaga anak-anaknya agar terhindari dari virus menular tersebut. Salah satunya dengan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, misal tidak membawa anak ke kerumunan seperti ke pusat perbelanjaan, piknik, atau ke restoran yang banyak orangnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertambah 74, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Sumut Capai 32.528 Orang

Bertambah 74, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Sumut Capai 32.528 Orang

Sumut | Minggu, 06 Juni 2021 | 23:05 WIB

Video Viral Antrean Ambulans  Bawa Pasien Covid-19 di Bandung, Ini Penjelasannya

Video Viral Antrean Ambulans Bawa Pasien Covid-19 di Bandung, Ini Penjelasannya

Jabar | Minggu, 06 Juni 2021 | 14:43 WIB

Penelitian Temukan Remaja 3 Kali Lebih Berisiko Rawat Inap akibat Virus Corona

Penelitian Temukan Remaja 3 Kali Lebih Berisiko Rawat Inap akibat Virus Corona

Health | Sabtu, 05 Juni 2021 | 15:00 WIB

Terkini

12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi

12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Pintu Lift Rusak, 6 Penumpang Terjebak di Stasiun Manggarai Berhasil Dievakuasi

Pintu Lift Rusak, 6 Penumpang Terjebak di Stasiun Manggarai Berhasil Dievakuasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:14 WIB

Defisit APBN Cuma 0,93% di Agustus 2026, Ternyata Ada Peran Bank Indonesia

Defisit APBN Cuma 0,93% di Agustus 2026, Ternyata Ada Peran Bank Indonesia

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Masih Bocah, Pelaku Begal Sadis Seret Warga Pekanbaru hingga 600 Meter Ditangkap

Masih Bocah, Pelaku Begal Sadis Seret Warga Pekanbaru hingga 600 Meter Ditangkap

Riau | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:08 WIB

PNM Kembali Terbitkan Orange Bond dan Orange Sukuk Rp2,59 Triliun

PNM Kembali Terbitkan Orange Bond dan Orange Sukuk Rp2,59 Triliun

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Ulasan Film Pendek "Berdoa, Mulai": Mengurai Mayoritas di Sekolah Negeri

Ulasan Film Pendek "Berdoa, Mulai": Mengurai Mayoritas di Sekolah Negeri

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Cashback Rp7,5 Juta dari BRI untuk Pembelian iPhone 18 di Tokopedia dan TikTok

Cashback Rp7,5 Juta dari BRI untuk Pembelian iPhone 18 di Tokopedia dan TikTok

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:48 WIB

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Riau | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:30 WIB

×