Dua Ahli Temukan Bukti Kuat Virus Corona Covid-19 Hasil Rekayasa dari Laboratorium

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 08 Juni 2021 | 13:47 WIB
Dua Ahli Temukan Bukti Kuat Virus Corona Covid-19 Hasil Rekayasa dari Laboratorium
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Dua ahli menemukan sebuah ilmu pengetahuan yang mengatakan virus corona Covid-19 adalah virus buatan manusia, yang dioptimalkan di laboratorium untuk infektivitas maksimum sebelum akhirnya menimbulkan wabah di seluruh dunia.

Dr. Steven Quay dan Richard Muller menunjukkan bahwa ada dua bukti kunci yang mendukung klaim tersebut. Melalui The Wall Street Journal, Dr Steven dan Richard mengatakan dugaan bahwa virus corona merupakan buatan manusia semakin kuat setelah lama dicemooh hanya sebagai spekulasi.

Pertama berkaitan dengan sifat penelitian keuntungan-fungsi, di mana para ahli mikrobiologi menggunakan genom virus untuk mengubah sifatnya, seperti membuat virus corona lebih menular atau lebih mematikan.

Berdasarkan 36 pasangan genom yang bisa menghasilkan dua asam amino arginin berturut-turut, menunjukkan adanya peningkatan risiko kematian akibat virus corona. Pasangan genom yang paling umum digunakan dalam penelitian ini adalah CGG-CGG atau CGG ganda.

"Urutan penyisipan pilihan adalah CGG ganda," kata Dr Steven Quay, pendiri Atossa Therapeutics dan Muller, mantan ilmuwan top di Lawrence Berkeley National Laboratory dikutip dari Fox News.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Para ilmuwan menggunakan pasangan genom CGG ganda karena sudah tersedia dan mereka berkesempatan untuk menguji cobanya berkali-kali.

"Keuntungan lain dari penggunaan CGG ganda dibandingkan dengan 35 pasangan genom lainnya mampu menciptakan suar yang berguna, sehingga memungkinkan para ilmuan untuk melacak penyisipan di laboratorium," jelasnya.

Dua ilmuwan ini mencatat bahwa urutan CGG ganda belum pernah ditemukan secara alami di antara seluruh kelompok virus corona, yang termasuk SARS-CoV-2 sebagai penyebab virus corona Covid-19.

Tapi, hal yang disebutkan dan dijelaskan oleh Dr Steven dan Muller adalah fakta yang memberatkan tentang virus corona Covid-19. Tapi, pendukung asal zoonosis harus menjelaskan penyebab virus corona bermutasi dan kenapa memiliki kombinasi CGG ganda.

baca juga

"Paling tidak, fakta ini membuktikan bahwa virus corona Covid-19 dengan segala kemungkinan acaknya mengambil kombinasi langka dan tidak alami untuk digunakan oleh peneliti. Hal ini menyiratkan bahwa virus corona mungkin adalah virus buatan manusia yang lolos dari laboratorium," jelasnya.

Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular terkemuka di negara itu, menunjukkan bahwa ia telah diperingatkan pada awal Januari 2020 bahwa virus corona Covid-19 ini mungkin telah direkayasa.

Fauci mengakui bahwa dirinya tidak bisa memastikan Institut Virologi Wuhan, di China sebagai tempat asal virus corona Covid-19 yang sekarang masih mewabah atau tidak. Namun, tak dipungkiri bahwa China adalah negara pertama yang menyebarkan virus corona Covid-19.

Namun, penelitian ini bisa membantu menentukan virus corona bisa ditularkan dari kelelawar ke manusia atau tidak. Dr Steven Quay dan Muller juga menulis sebuah bukti yang paling menarik bahwa virus corona Covid-19 memiliki lebih banyak keragaman genetik, daripada SARS dan MERS.

Para ilmuwan itu mengatakan bahwa SARS dan MERS dipastikan berasal dari alam yang berevolusi cepat saat menyebar di antara populasi manusia. Sebaliknya, virus corona Covid-19 memang terbukti sangat menular sejak pertama kali kasusnya terdeteksi.

Dua bukti itu membuat Dr Steven dan Muller, menyimpulkan bahwa ada kemungkinan virus corona Covid-19 direkayasa. CGG ganda adalah bukti terkuat dari kombinasi genetik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Tidak Bisa Paksa China Untuk Buka Data Asal-Usul Virus Corona Covid-19

WHO Tidak Bisa Paksa China Untuk Buka Data Asal-Usul Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 11:55 WIB

Perhatikan, Garis pada Kuku Bisa Jadi Tanda Pernah Terinfeksi Covid-19

Perhatikan, Garis pada Kuku Bisa Jadi Tanda Pernah Terinfeksi Covid-19

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 11:57 WIB

Vaksin Covid-19 Kurang Efektif Melindungi Pasien dengan Penyakit Rematik, Kok Bisa?

Vaksin Covid-19 Kurang Efektif Melindungi Pasien dengan Penyakit Rematik, Kok Bisa?

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 16:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×