Studi: Insomnia Tingkatkan Risiko Kematian pada Pengidap Diabetes

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 09 Juni 2021 | 08:17 WIB
Studi: Insomnia Tingkatkan Risiko Kematian pada Pengidap Diabetes
Ilustrasi insomnia (Shutterstock)

Suara.com - Orang dengan diabetes yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia, 87 persen kemungkinan lebih cepat meninggal karena sebab apapun selama sembilan tahun ke depan.

Penelitian juga menunjukan bahwa orang yang kurang tidur tetapi tidak menderita diabetes, kemungkinan meninggal dalam waktu singkat sekitar 11 persen. Kondisi itu terjadi jika seseorang telah mengendalikan masalah medis dan gaya hidup yang mungkin juga memengaruhi tidur, seperti usia, jenis kelamin, berat badan, merokok, depresi, dan kondisi lain yang sudah ada sebelumnya.

Penelitian itu diterbitkan di Journal of Sleep Research, menganalisis data dari hampir setengah juta peserta paruh baya di UK Biobank Study, yang menampung informasi genetik dan kesehatan mendalam tentang penduduk Inggris.

"Orang dengan diabetes, tetapi tidak alami gangguan tidur, 67 persen lebih mungkin meninggal dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes atau masalah tidur. Dan 87 persen lebih mungkin meninggal jika mereka menderita diabetes dan sering mengalami gangguan tidur," kata profesor neurologi dan kedokteran pencegahan di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern Feinberg sekaligus penulis studi, Kristen Knutson, dikutip dari CNN.

Knutson dan timnya juga membandingkan penderita diabetes yang tidur nyenyak dengan orang yang sering mengalami kurang tidur.

"Orang dengan diabetes yang kurang tidur, 12 persen lebih mungkin meninggal selama sembilan tahun masa pengobatan dibandingkan penderita diabetes yang tidak sering alami gangguan tidur," kata Knutson.

Studi ini adalah yang pertama melihat kombinasi diabetes ditambah gangguan tidur dan risiko kematian, tambahnya.

Akan tetapi, menurut spesialis tidur Dr. Raj Dasgupta, penelitian tersebut hanya dapat menunjukkan hubungan dan bukan penyebab kematian.

"Diabetes adalah penyakit mematikan dan dapat dengan mudah dipengaruhi oleh tidur atau sebaliknya," kata Dasguta.

baca juga

Misalnya, kata Dasgupta, penderita diabetes tipe 2 cenderung kelebihan berat badan dan mungkin menderita apnea tidur obstruktif, ketika otot tenggorokan rileks dan menutup saluran napas sehingga mengganggu tidur.

Daguta menjelaskan, orang dengan diabetes tipe 2 juga cenderung mengalami masalah ginjal dan sering ke kamar mandi di malam hari karena selalu buang air kecil, terutama jika diabetes tidak terkontrol dengan baik.

"Mereka juga dapat mengalami kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan nyeri kaki yang disebut neuropati, dan sulit untuk tidur karena rasa sakit itu," imbuhnya.

Secara umum, kurang tidur memang bisa menjadi faktor risiko kematian dini dari penyebab apapun dengan sendirinya. Tetapi sebelum memperbaiki kualitas tidur, para ahli menyarankan lebih dulu obati diabetes yang dialami.

"Obati diabetes Anda, itulah pesan yang dibawa pulang dari penelitian ini. Diabetes adalah sesuatu yang perlu dikelola oleh dokter perawatan primer dan ahli endokrinologi Anda," kata Dasgupta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Insomnia? Akupunktur Bisa Jadi Terapi Alternatif yang Bisa Dicoba

Sering Insomnia? Akupunktur Bisa Jadi Terapi Alternatif yang Bisa Dicoba

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 20:28 WIB

Laporan Pasien Covid-19 di Bintan Alami Insomnia, Dinkes Minta Uji Klinis

Laporan Pasien Covid-19 di Bintan Alami Insomnia, Dinkes Minta Uji Klinis

Batam | Kamis, 03 Juni 2021 | 15:50 WIB

Viral Ramuan Seduh Selada dengan Air Panas, Diklaim Bisa Bantu Atasi Insomnia

Viral Ramuan Seduh Selada dengan Air Panas, Diklaim Bisa Bantu Atasi Insomnia

Lifestyle | Selasa, 01 Juni 2021 | 18:29 WIB

Terkini

Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU

Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan

Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:21 WIB

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026

Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim

Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'

Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11 WIB

DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat

DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat

Bekaci | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif

Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3

Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Bahlil Buka Wacana Seluruh Mobil Listrik Pakai Baterai Nikel

Bahlil Buka Wacana Seluruh Mobil Listrik Pakai Baterai Nikel

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:04 WIB

×