Survei Lapor Covid: Banyak Warga DKI Anggap Vaksin Covid-19 Haram dan Tidak Manjur

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 13 Juni 2021 | 16:10 WIB
Survei Lapor Covid: Banyak Warga DKI Anggap Vaksin Covid-19 Haram dan Tidak Manjur
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Sebagian warga DKI Jakarta ternyata masih ada yang khawatir dengan kualitas vaksin Covid-19. Dari hasil survei yang dilakukan Lapor Covid ditemukan bahwa 34 persen warga ibukota khawatir vaksin Covid tidak manjur. 

Sementara yang percaya vaksin Covid manjur jumlahnya hanya sedikit lebih banyak.

"Masih ada yang khawatir bahwa vaksin ini tidak manjur. Yang clear menyatakan khawatir tidak manjur ada total 34 persen dan ada 37 persen tidak setuju kalau vaksin tidak manjur. Sementara yang masib ragu-ragu 29 persen," kata peneliti Lapor Covid Dicky Pelupessy dalam konferensi pers daring  Minggu (13/6/2021).

Terlait status halal valsin Covid juga masih ada yang meragukan. Dicky menyampaikan, angkanya capai 23 persen responden merasa vaksin Covid haram. Sementara yang tidak khawatir terkait kehalalan vaksin mencapai 53 persen dan yang masih ragu-ragu 23 persen. 

Ilustrasi vaksinasi [Antara]
Ilustrasi vaksinasi [Antara]

Tak jauh berbeda dengan hasil survei terkait kekhawatiran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Jumlah responden yang menyatakan khawatir terkena efek samping vaksin Covid ada 32 persen, 24 persen lainnya masih ragu. Sementara yang tidak khawatir ada 44 persen.

"Melihat secara keseluruhan angkanya sekitar sepertiga atau 1 dari 3 orang Jakarta yang khawatir vaksin haram, kemudian khawatir vaksin tidak manjur, dan khawatir terkena efek samping," ucapnya.

Survei tersebut dilakukan terhadap 47.505 masyarakat diseluruh kelurahan Jakarta. Dari jumlah tercatat tercatat lebih dari 90 persen di antaranya menyatakan sudah disuntik vaksin Covid-19 setidaknya satu dosis. Akan tetapi pada responden yang sudah divaksinasi pun masih ada kekhawatiran terkait vaksin tidak halal, angkanya sekitar 18 persen.

Sementara pada orang yang belum divaksinasi, kekhawatiran vaksin haram jumlahnya lebih tinggi yakni 30 persen.

"Berdasarkan pendapatan, pada mereka yang khawatir vaksin tidak halal bisa dikatakan cukup merata. Kalau berdasarkan agama memang yang khawatir vaksin tidak halal pada kelompok responden Islam 65 persen. Tetapi juga yang menarik agama lain seperti Kristen, Katolik, Budha, Hindu juga memiliki kekhawatiran soal vaksin tidak halal," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1.209 Guru di Bogor Belum Vaksinasi Covid-19 Jelang Pembelajaran Tatap Muka

1.209 Guru di Bogor Belum Vaksinasi Covid-19 Jelang Pembelajaran Tatap Muka

Bogor | Minggu, 13 Juni 2021 | 15:10 WIB

Sepertiga Warga Jakarta Masih Khawatir Ikut Vaksinasi, Lantaran Dianggap Tidak Halal

Sepertiga Warga Jakarta Masih Khawatir Ikut Vaksinasi, Lantaran Dianggap Tidak Halal

News | Minggu, 13 Juni 2021 | 15:04 WIB

Hingga Pertengahan Juni, Pemakaman Pasien Positif Covid-19 di TPU Madurejo Tembus 39 Orang

Hingga Pertengahan Juni, Pemakaman Pasien Positif Covid-19 di TPU Madurejo Tembus 39 Orang

Jogja | Minggu, 13 Juni 2021 | 15:00 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB