Dokter Ingatkan Pentingnya Kemampuan CPR Pada Atlet dan Orang Sekitar Atlet

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 15 Juni 2021 | 11:24 WIB
Dokter Ingatkan Pentingnya Kemampuan CPR Pada Atlet dan Orang Sekitar Atlet
Manekin CPR atau Boneka CPR. (Pexels)

Suara.com - Berpulangnya Atlet Bulutangkis kebanggaan Indonesia, Markis Kido menimbulkan duka mendalam di hati masyarakat termasuk Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr. Vito Anggarino Damay.

Dirinya mengaku sedih, terlebih legenda bulutangkis itu meninggal dunia di usia muda, yaitu masih 36 tahun.

Di samping itu, dr. Vito menyampaikan kasus meninggal karena serangan jantung saat tengah berolahraga, bukan hal yang jarang terjadi.

Itulah kenapa ia menekankan pentingnya para atlet dan orang di sekitar atlet mampu melakukan CPR (cardiopulmonary resuscitation) atau dikenal RJP (resusitasi jantung paru).

"Pengalaman saya sebagai dokter jantung hal ini tidak jarang terjadi. Apalagi orang disekitarnya tidak bisa CPR. Hanya karena kali ini figur publik jadi orang tersentak, padahal tidak jarang hal begini terjadi. Rasanya urgent ya atlet-atlet dilatih CPR," ujar dr. Vito dalam keterangannya, Selasa (15/6/2021).

Menindaklanjuti ini, dr. Vito juga sempat menyampaikan ajakan kerjasama Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan Pehimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) untuk melatih CPR para atlet.

"CPR meningkatkan kemungkinan seseorang yang mengalami cardiac arrest survive (selamat dari kejadian henti jantung) hingga 44 persen," tutur dr. Vito.

Sekedar informasi, Markis Kido tutup usia pada Senin (15/6) malam diduga karena serangan jantung. Kabar meninggalnya Markis dikonfirmasi oleh mantan pebulutangkis Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir akrab menghiasai layar kaca sebagai presenter, Yuni Kartika.

Saat dikonfirmasi awak media ihwal berpulangnya Markis, Yuni menjawab; "Kayaknya serangan jantung. Saat lagi main bulutangkis di Tangerang," papar perempuan berusia 47 tahun itu.

baca juga

Tak selang berapa lama, PBSI pun mengonfirmasi kabar meninggalnya Markis Kido lewat akun Instagram resmi mereka.

"Markis Kido berpulang di usia 36 tahun. Selain menyabet medali emas di Olimpiade 2008, Markis juga sempat memenangi Kejuaraan Dunia pada 2007, serta Piala Dunia Badminton pada 2006 silam," tulis PBSI lewat akun @badminton.ina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Markis Kido Pernah Kepergok Naik Motor Anti Mainstream, Mesin Canggih Istimewa

Markis Kido Pernah Kepergok Naik Motor Anti Mainstream, Mesin Canggih Istimewa

Otomotif | Selasa, 15 Juni 2021 | 11:22 WIB

Markis Kido Meninggal, Ini Cara Memberikan Pertolongan saat Terjadi Serangan Jantung

Markis Kido Meninggal, Ini Cara Memberikan Pertolongan saat Terjadi Serangan Jantung

Surakarta | Selasa, 15 Juni 2021 | 11:16 WIB

Top 5 Sport: Legenda Bulutangkis Markis Kido Tutup Usia

Top 5 Sport: Legenda Bulutangkis Markis Kido Tutup Usia

Sport | Selasa, 15 Juni 2021 | 11:14 WIB

Terkini

Motor Mungil Harga Rp84,5 Juta: Mengungkap Pesona Honda ST125 Dax yang Bikin 'Sultan' Rela Antre

Motor Mungil Harga Rp84,5 Juta: Mengungkap Pesona Honda ST125 Dax yang Bikin 'Sultan' Rela Antre

Otomotif | Sabtu, 05 September 2026 | 19:05 WIB

Pakar UMY Kritik Keras Penanganan Karhutla: Memidana 400 Orang Tak Bakal Buat Jera

Pakar UMY Kritik Keras Penanganan Karhutla: Memidana 400 Orang Tak Bakal Buat Jera

News | Sabtu, 05 September 2026 | 19:00 WIB

Drama di Way Halim: Tandukan Allano Gagalkan Kemenangan Bajul Ijo di Laga Pembuka

Drama di Way Halim: Tandukan Allano Gagalkan Kemenangan Bajul Ijo di Laga Pembuka

Lampung | Sabtu, 05 September 2026 | 18:59 WIB

Anggaran Cegah Karhutla Seret, Pemerintah Baru Bisa Bergerak Saat Api Membesar

Anggaran Cegah Karhutla Seret, Pemerintah Baru Bisa Bergerak Saat Api Membesar

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 18:56 WIB

Aktivis Muda NU Hendriyanto Attan Sandang Gelar Kanjeng Raden Haryo dari Keraton Surakarta

Aktivis Muda NU Hendriyanto Attan Sandang Gelar Kanjeng Raden Haryo dari Keraton Surakarta

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 18:51 WIB

Adik Kejar Kakak Pakai Sajam di Pringsewu, Hanya Gara-gara Motor Rusak

Adik Kejar Kakak Pakai Sajam di Pringsewu, Hanya Gara-gara Motor Rusak

Lampung | Sabtu, 05 September 2026 | 18:49 WIB

Bedak Tabur Wardah Lightening Cocok untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Bedak Tabur Wardah Lightening Cocok untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 18:45 WIB

Ekonomi yang Membentuk Isi Piring: Mengapa Makan Sehat Jadi Kemewahan?

Ekonomi yang Membentuk Isi Piring: Mengapa Makan Sehat Jadi Kemewahan?

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 18:45 WIB

Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu

Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu

Sumut | Sabtu, 05 September 2026 | 18:44 WIB

Review Baby Udon: Kisah Viral yang secara Emosional Layak Dibuat Sinematik

Review Baby Udon: Kisah Viral yang secara Emosional Layak Dibuat Sinematik

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 18:35 WIB

×