Jangan Kurang Minum Air saat Menstruasi, Bisa Picu 4 Masalah Berikut

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 21 Juni 2021 | 10:52 WIB
Jangan Kurang Minum Air saat Menstruasi, Bisa Picu 4 Masalah Berikut
Ilustrasi sakit menstruasi (pexels)

Suara.com - Tetap terhidrasi memang secara umum bisa menjaga kesehatan secara keseluruhan. Dalam hal ini, tetap terhidrasi juga membantu periode menstruasi Anda terasa lebih ringan. 

Melansir dari Healthshots, minum air yang cukup sepanjang hari sangat penting ketika Anda sedang menstruasi karena Anda cenderung kehilangan cairan dan mengalami dehidrasi. Dehidrasi dapat membuat Anda merasa lelah dan menyebabkan nyeri otot karena oksigen yang cukup tidak mencapai sel darah merah Anda.

Hidrasi saat menstruasi juga membantu mengurangi sakit punggung dan kram. Tingkat energi Anda secara keseluruhan mungkin juga terdampak jika  kurang minum.

Secara keseluruhan berikut empat kondisi yang terjadi ketika Anda dehidrasi selama menstruasi, antara lain:

1. Kembung dan kram

Karena kadar estrogen dan progesteron Anda rendah selama periode menstruasi, maka akan menyebabkan tubuh Anda menahan air di mana membuat Anda merasa kembung dan mengalami kram. Minum setidaknya 8 hingga 10 gelas air sehari selama periode menstrasuasi membantu memerangi kembung dan kram.

2. Migrain dan sakit kepala

Dehidrasi menyebabkan sakit kepala dan migrain karena oksigen tidak cukup mencapai sel-sel otak Anda. Tidak memiliki cukup air dapat menyebabkan otak berkontraksi sementara karena kehilangan cairan, membuat sakit kepala berdenyut, dan memicu migrain.

Minum air akan membuat otak kembali ke keadaan normal, menghilangkan sakit kepala dan migrain.

Kram Menstruasi (Envato)
Kram Menstruasi (Envato)

3. Berkurangnya buang air kecil dan rasa sakit

Dehidrasi dapat menyebabkan penurunan output urin serta membuat urin Anda berwarna lebih gelap. Ini terjadi ketika ginjal Anda menahan air sebanyak mungkin saat Anda mengalami dehidrasi.

Jika Anda tidak buang air kecil lebih sering, maka dapat menyebabkan rasa sakit di daerah perut bagian bawah yang menyebabkan ketidaknyamanan. 

4. Merasa lelah

Kelemahan dan rasa lelah saat Anda sedang menstruasi bisa menjadi tanda dehidrasi. Dehidrasi menurunkan tekanan darah, sehingga mengurangi tingkat energi.

Jika Anda tidak minum cukup air, keseimbangan cairan Anda bisa berubah di mana membuat Anda merasa lemah karena jantung harus memompa lebih keras untuk memasok kulit dan otot dengan oksigen dan nutrisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudah Lelah hingga Bau Mulut, Berikut 5 Tanda Dehidrasi

Mudah Lelah hingga Bau Mulut, Berikut 5 Tanda Dehidrasi

Banten | Minggu, 20 Juni 2021 | 11:15 WIB

Waspada, Ini Tanda Menstruasi Tak Teratur Bisa Jadi akibat Kanker!

Waspada, Ini Tanda Menstruasi Tak Teratur Bisa Jadi akibat Kanker!

Health | Kamis, 17 Juni 2021 | 20:00 WIB

Bisa Ganggu Fungsi Tubuh, Simak 5 Tanda Dehidrasi Berikut

Bisa Ganggu Fungsi Tubuh, Simak 5 Tanda Dehidrasi Berikut

Health | Kamis, 17 Juni 2021 | 13:48 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB