Bolehkah Obat Herbal dan Obat Kimia Diminum Bersamaan? Ini Kata Dokter Zaidul Akbar

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 23 Juni 2021 | 11:55 WIB
Bolehkah Obat Herbal dan Obat Kimia Diminum Bersamaan? Ini Kata Dokter Zaidul Akbar
Dokter Zaidul Akbar. (YouTube)

Suara.com - Obat herbal kerap jadi andalan masyarakat Indonesia untuk mengobati penyakit. Entah itu ramuan dalam bentuk jamu, atau terapi aneka tumbuhan tradisional.

Tapi, bolehkah konsumsi obat herbal ini dibarengi dengan obat kimia yang biasa diberikan oleh dokter?

Menjawab ini, Dokter Zaidul Akbar mengatakan tidak ada larangan obat kimia dan obat herbal dikonsumsi bersamaan. Namun antara kedua pengobatan ini terdapat dua perbedaan berarti, yakni obat kimia punya efek yang langsung instan dibandingkan obat herbal.

Sehingga jika mengonsumsi obat herbal, kita disarankan lebih sabar. Ini karena efek obat herbal tidak seperti obat kimia yang dosis dan ukurannya sudah diukur berdasarkan gejala suatu penyakit.

"Kalau seandainya mau diobati penyakit, gunakan ramuan sederhana sudah sangat cukup. Tapi kalau seandainya pola makan, pola tidur, dan pola keseharian jelek, dan Anda membutuhkan reaksi instan, dan perlu banget, ya silahkan saja (minum juga obat kimia)," ungkapnya melalui kanal YouTube, dr. Zaidul Akbar Official dikutip suara.com, Rabu (23/6/2021).

Kesabaran dalam menggunakan obat herbal, menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) itu, sangatlah penting. Perlu dipahami gejala dan efek dari penyakit adalah tanda jika sistem kekebalan tubuh sedang bekerja.

Tapi kata dia, apabila tidak kuasa menahan gejala dari penyakit, maka dokter Zaidul tidak masalah jika dibarengi mengonsumsi obat kimia.

"Contoh lagi demam dan panik, dan merasa kalau nggak diturunkan demamnya akan bahaya, akhirnya minum parasetamol boleh saja, nggak ada larangan itu," ungkapnya.

Terlepas dari obat kimia dan herbal, dokter yang terkenal dengan metode jurus sehat rasulullah (JSR) itu mengingatkan, pentingnya pola hidup sehat untuk mencegah atau melawan penyakit yang akan datang.

baca juga

"Tapi kalau tubuhnya relatif bersih, maka kerja obat lebih cepat dibandingkan orang yang tidak terbiasa hidup sehat. Makanya hidup sehat itu kayak aset, kayak deposit. Jadi ketika sakit sembuhnya lebih cepat," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Belum ada Obat Herbal yang Bisa Sembuhkan Covid-19

Peneliti: Belum ada Obat Herbal yang Bisa Sembuhkan Covid-19

Lampung | Rabu, 23 Juni 2021 | 10:46 WIB

Dokter Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Pahitan untuk Diabetes, Apa Itu?

Dokter Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Pahitan untuk Diabetes, Apa Itu?

Health | Senin, 21 Juni 2021 | 14:20 WIB

Anak Sakit Amandel, Ini Rekomendasi Obat Herbal Alami Dokter Zaidul Akbar

Anak Sakit Amandel, Ini Rekomendasi Obat Herbal Alami Dokter Zaidul Akbar

Health | Kamis, 17 Juni 2021 | 06:00 WIB

Terkini

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Riau | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:30 WIB

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Beli Rumah di Bali Tanpa Beban, BRI Kartu Kredit Tawarkan Cicilan 0% di Atria Trans Studio

Beli Rumah di Bali Tanpa Beban, BRI Kartu Kredit Tawarkan Cicilan 0% di Atria Trans Studio

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Tren "Pernikahan Hemat" Meningkat, Merapi Merbabu Hadirkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta

Tren "Pernikahan Hemat" Meningkat, Merapi Merbabu Hadirkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:12 WIB

×