alexametrics

Komorbid Diabetes Meninggal karena Covid-19 dan Berita Kesehatan Menarik Lain

M. Reza Sulaiman
Komorbid Diabetes Meninggal karena Covid-19 dan Berita Kesehatan Menarik Lain
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Studi terbaru yang menghubungkan penyakit diabetes dengan Covid-19 menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Rabu (30/6/2021).

Suara.com - Studi terbaru yang menghubungkan penyakit diabetes dengan Covid-19 menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Rabu (30/6/2021).

Ada juga gejala khas Covid-19 varian baru hingga panduan IDAI ketika anak terkena Covid-19.

Simak rangkuman berita kesehatan menarik dan terpopuler lainnya dari Suara.com.

1. Studi: 10 Persen Pasien Covid-19 dengan Diabetes Meninggal dalam Waktu Satu Minggu

Baca Juga: Herbal Asli Indonesia Ampuh Lawan Covid-19 dan 4 Berita Kesehatan Populer Lain

Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

Pasien yang tak merawat diabetesnya dengan baik lebih berisiko mengalami Covid-19 parah. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang disusun oleh peneliti dari University Medical Center of El Paso.

Melansir dari Medicinenet, pasien diabetes yang dirawat di rumah sakit dan tidak minum obat memiliki kasus Covid-19 yang lebih parah.

Baca selengkapnya

2. Berbeda dengan Jenis Sebelumnya, Berikut Gejala Khas Covid-19 Varian Baru

Ilustrasi petugas medis Covid-19. [Suara.com/Eko Faizin]
Ilustrasi petugas medis Covid-19. [Suara.com/Eko Faizin]

Hilangnya indra perasa dan penciuman yang disertai dengan batuk terus-menerus jadi gejala Covid-19 awal. Kini para ahli mengimbau untuk memperhatikan tanda-tanda yang lebih halus sebagai gejala Covid-19 varian baru, khususnya varian delta. 

Baca Juga: Cara Ayah Bantu Ibu Menyusui dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Melansir dari WA Today, para ahli meminta untuk waspada pada gejala seperti pilek. Dalam hal ini, ahli epidemiologi Burnet Institute, Michael Toole mengatakan data yang dikumpulkan di Inggris memperlihatkan gejala yang ditunjukkan oleh pasien yang sakit dengan jenis virus yang lebih menular berbeda dari varian lainnya.

Baca selengkapnya

3. Jangan Panik Saat Anak Positif Covid-19, Ini Saran IDAI Untuk Menanganinya

Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Kasus Covid-19 Indonesia masih terus melonjak, termasuk ada anak yang terinfeksi Covid-19. Jika sudah begini, orangtua kerap bingung bagaimana merawat anak positif Covid-19 di rumah karena bergejala ringan.

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) - Prof. Dr. Aman Bhakti Pulungan mengatakan langkah pertama untuk tidak panik, dan orangtua harus bertindak tepat dan cepat.

Baca selengkapnya

4. Batas Kadar Kolesterol Orang Dewasa dan Anak-anak Berbeda, Ini Panduannya!

Ilustrasi kolesterol tinggi (Unsplash)
Ilustrasi kolesterol tinggi (Unsplash)

Kadar kolesterol yang tinggi bisa memunculkan beberapa masalah kesehatan, seperti penyumbatan pembuluh darah yang bisa menyebabkan stroke dan masalah jantung.

Tapi, pola makan sehat dan olahraga teratur bisa membantu menurunkan kadar kolesterol yang terlalu tinggi. Selain itu, minum obat yang telah diresepkan dokter juga mungkin membantu menurunkan kadar kolesterol tubuh.

Baca selengkapnya

5. Usai Suntik Vaksin Moderna 2 Kali, Pria Ini Alami Pembekuan Darah Lalu Meninggal

Ilustrasi pasien virus corona Covid-19, vaksin Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien virus corona Covid-19, vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Seorang pria di Pittsburgh meninggal dunia setelah beberapa minggu menerima suntikan kedua vaksin Moderna. Sebelumnya, pria itu mengalami gejala yang mengarah pada pembekuan darah langka dan serius.

Gejala itu sebelumnya dilaporkan pada orang yang mengalami pembekuan darah setelah suntik vaksin Johnson & Johnson dan AstraZeneca.

Baca selengkapnya

Komentar