Agar Herd Imunity Terbentuk, Dokter Sarankan Pemerintah Cukup Pakai 1 Jenis Vaksin Covid

Arendya Nariswari, Lilis Varwati

Minggu, 04 Juli 2021 | 16:39 WIB
Agar Herd Imunity Terbentuk, Dokter Sarankan Pemerintah Cukup Pakai 1 Jenis Vaksin Covid
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Mencapai kekebalan kelompok atau herd imunity jadi salah satu tujuan pemerintah terus genjot program vaksinasi Covid-19. Namun herd imunity dinilai sulit terbentuk jika vaksin yang digunakan memiliki efikasi berbeda-beda. 

Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Siloam Jakarta dr. Gunawan Sp. PD., menjelaskan, menggunakan jenis vaksin berbeda-beda bisa berisiko tetap timbulkan infeksi pada populasi dengan tingkat efikasi vaksin paling rendah masyatakat 

"Kalau efikasinya berbeda otomatis nanti herd immunity tidak akan tercapai karena ada beberapa bagian populasi penduduk yang efikasi vaksin rendah bisa kena, spending virusnya masih bisa kena di populasi tersebut. Ini tidak akan selesai, akan terus begitu, tidak akan berefek," kata dokter Gunawan dalam webinar 'Darurat Covid-19 Apa yang Harus Dilakukan', Minggu (4/7/2021). 

Diketahui saat ini Indonesia memakai tiga jenis vaksin dengan efikasi berbeda. Yakni Sinovac dan Sinopharm yang rata-rata efikasi sekitar 60-64 persen. Juga Astrazeneca dengan efikasi 74 persen.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)
Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)

Dokter Gunawan menyarankan, ke depan Pemerintah sebaiknya mulai memikirkan untuk memakai satu jenis vaksin dengan tingkat efikasi yang tinggi. Menurutnya, Australia merupakan salah satu negara yang selalu berhati-hati dalam memilih obat apa pun, termasuk vaksin.

"Saya tiga tahun kerja di Australia dan selalu melihat mereka itu selalu menetapkan sesuatu di paling akhir. Seperti vaksin ini mereka hanya memasukkan Astrazeneca dan Pfizer, mereka tidak memasukkan vaksin lain atau menunggu penelitian yang lain dulu," katanya.

"Jadi jangan gegabah hanya untuk politisasi saja. Memang pemerintah sudah berusaha keras, sudah berdarah-darah. Tapi ada baiknya diskusi lagi dengan para dokter supaya kita bisa memberikan info lebih baik terkait vaksin ini," imbuh dokter Gunawan. 

Akan tetapi, dalam kondisi saat ini, ia tetap menyarankan agar siapa pun bisa mengambil kesempatan untuk vaksin. Diakuinya, bahwa vaksin tidak bisa 100 persen mencegah seseorang terhindar dari infeksi Covid-19. Tetapi paling tidak bisa meringankan gejala. 

"Sekarang ini yang dirawat di rumah sakit kondisinya berat adalah mereka yang masih muda, yang belum divaksin. Saat ini di ICU saya saja ada 5 pasien yang masuk ventilator, semuanya di bawah usia 40 tahun. Ini semuanya belum divaksin. Banyak pasien saya yang masuk ke poliklinik sudah orang tua 70 tahun, gejala mereka ringan karena sudah divaksin," paparnya.

baca juga

"Jadi intinya vaksin itu tidak mencegah infeksi tapi mungkin gejalanya hanya ringan. Saya sarankan untuk semua orang kalau bisa divaksin, apapun vaksinnya yang disediakan oleh pemerintah, langsung vaksin, jangan takut," saran dokter Gunawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Ungkap Dua Rute Bangun Herd Immunity, Pilih Jalur Vaksinasi

Anies Ungkap Dua Rute Bangun Herd Immunity, Pilih Jalur Vaksinasi

Jakarta | Minggu, 04 Juli 2021 | 16:03 WIB

Daftar Lokasi Vaksinasi Gratis di Stasiun dan Syaratnya dari KAI

Daftar Lokasi Vaksinasi Gratis di Stasiun dan Syaratnya dari KAI

News | Minggu, 04 Juli 2021 | 15:49 WIB

Stok Vaksin COVID-19 Batam Menipis, Cukup Sampai Selasa Besok

Stok Vaksin COVID-19 Batam Menipis, Cukup Sampai Selasa Besok

Batam | Minggu, 04 Juli 2021 | 15:23 WIB

Terkini

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:09 WIB

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×