Susu Dianggap Bagus untuk Imunitas Tubuh, Bagaimana dengan Pemilik Intoleransi Laktosa?

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 05 Juli 2021 | 12:33 WIB
Susu Dianggap Bagus untuk Imunitas Tubuh, Bagaimana dengan Pemilik Intoleransi Laktosa?
Anak alergi susu sapi. (Shutterstock)

Suara.com - Baru-baru ini susu Bear Brand atau yang sering disebut susu beruang tengah menjadi sorotan. Susu dalam kemasan kaleng ini menjadi langka dan harganya naik karena dicari di tengah kasus Covid-19 yang kembali melonjak.

Susu beruang digadang-gadang berkhasiat menjaga imunitas tubuh sehingga mampu menangkal virus corona Covid-19.

Dihubungi Suara.com pada Minggu, (4/7/2021) praktisi gizi Sitta Muftiya, S. Gz menyayangkan tindakan masyarakat yang panic buying susu beruang.

Meski susu mengandung vitamin dan kalsium, ia mengingatkan untuk tidak fokus hanya pada minum susu saja.

"Namun perlu diketahui bahwa jika hanya minum susu saja ya tidak ada manfaatnya, karena tubuh manusia memerlukan berbagai nutrisi dari beraneka macam bahan pangan. Bukan cuma 1 bahan pangan saja," jelas alumni ahli gizi Universitas MH Thamrin Jakarta ini.

Selain itu, tidak semua orang, khususnya orang dewasa bisa mengonsumsi susu karena memiliki kondisi lactose intolerant atau intoleransi laktosa.

Ilustrasi yoghurt (Shutterstock)
Ilustrasi yoghurt (Shutterstock)

Terkait hal tersebut, Sitta menjelaskan bahwa sebenarnya setelah lepas usia 2 tahun, enzim pemecah susu (laktase) pada tubuh manusia lama-lama hilang hingga mencapai dewasa.

"Jadi wajar jika orang dewasa ga bisa mencerna susu secara keseluruhan. Karena enzim laktase memang berkurang. Tidak masuk akal panic buying susu tapi ternyata tidak mendapat banyak manfaat dari susu karena enzim pencerna susu di tubuh orang dewasa sudah berkurang. Jika tidak tercerna tentu menimbulkan masalah seperti diare atau konstipasi, alergi, dan sebagainya," jelas Sitta.

Nah, untuk mengambil manfaat susu dan supaya mudah dicerna, Sitta menyarankan lebih baik konsumsi fermentasi susu, seperti kefir dan yogurt yang tinggi kandungan bakteri Bifidobakterium.

Sebelumnya, bakteri Bifidobakterium ini sudah diuji di RS. Sapienza, Italia. Ditemukan bahwa suplementasi kapsul probiotik Bifidobakterium pada pasien Covid-19 sebagai pendamping pengobatan, terjadi penurunan gejala sindrom pernapasan akut sebesar 8x lipat dibandingkan dengan pasien Covid-19 yang hanya menerima pengobatan tanpa probiotik.

Bifidobakterium juga terbukti menghambat produksi sitokin IL-6 yang merupakan pemicu badai sitokin, efek dari badai sitokin inilah yang membuat sulit bernapas dan sesak.

"Intinya, makan gizi seimbang dan menjaga flora bakteri usus sangat penting utk menjaga imunitas tubuh," tandas Sitta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Panic Buying Susu Beruang, Ikatan Dokter: Susu Tidak Mematikan Virus!

Fenomena Panic Buying Susu Beruang, Ikatan Dokter: Susu Tidak Mematikan Virus!

Batam | Senin, 05 Juli 2021 | 12:09 WIB

Tak Perlu Berburu Suplemen Makanan, Zinc Bisa Didapat dari Makanan Ini

Tak Perlu Berburu Suplemen Makanan, Zinc Bisa Didapat dari Makanan Ini

Jabar | Senin, 05 Juli 2021 | 11:24 WIB

Susu Beruang Bear Brand Ramai Diburu, Simak Dulu Kata Praktisi Gizi Sebelum Ikut Rebutan

Susu Beruang Bear Brand Ramai Diburu, Simak Dulu Kata Praktisi Gizi Sebelum Ikut Rebutan

Health | Senin, 05 Juli 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB